HISTORIS! HARRY KANE RAIH BALLON D’OR 2026, 73 GOL JADI KUNCI

Harry Kane meraih Ballon d'Or. Foto: via MD

edisiana.com – Harry Kane akhirnya mencapai puncak karier individu. Striker andalan Bayern München asal Inggris itu sukses meraih penghargaan Ballon d’Or 2026 untuk pertama kalinya.

Momen bersejarah tersebut membuat Kane tak kuasa menahan haru di London Palladium Theatre pada Senin malam.

Kane berhasil mengungguli sederet nama besar sepak bola dunia dalam perebutan penghargaan individu paling prestisius tersebut.

Sejumlah pemain yang masuk daftar nominasi menukil MD, antara lain Kylian Mbappé, Lionel Messi, Rodri Hernández, Fabián Ruiz, Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, Michael Olise, hingga Erling Haaland.

BACA JUGA:  Menunggu Debut Olmo di Laga Rayo Vallecano Vs Barca

Keberhasilan Kane meraih Ballon d’Or tak lepas dari penampilan impresifnya sepanjang musim lalu. Penyerang berusia 33 tahun itu tampil produktif bersama Bayern München dengan torehan 73 gol. Catatan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya meraih penghargaan bergengsi itu.

Performa luar biasa Kane juga menjadi bagian dari perjalanan bersejarahnya bersama klub berjuluk Die Roten tersebut. Konsistensi dalam mencetak gol serta kontribusinya di lini depan membuat namanya berada di jajaran teratas pemain terbaik dunia.

BACA JUGA:  Klopp: Sekarang Arsenal di Puncak Klasemen, Nanti Kami

Tak hanya bersinar di level klub, Kane juga menjalani perjalanan panjang bersama tim nasional Inggris hingga mencapai semifinal Piala Dunia. Capaian tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu penyerang paling berpengaruh di sepak bola modern.

Sementara itu, para nomine lainnya turut memberikan ucapan selamat kepada Kane atas pencapaian istimewanya. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras dan konsistensi sang striker dalam menjaga performa di level tertinggi.

Bagi Kane, Ballon d’Or 2026 bukan sekadar trofi individu. Penghargaan tersebut menjadi penanda perjalanan panjangnya menuju puncak sepak bola dunia, sekaligus pencapaian monumental dalam kariernya bersama Bayern München dan tim nasional Inggris.(maq)