edisiana.com – Bintang sepak bola Brasil, Neymar, harus menerima kenyataan pahit setelah diusir keluar lapangan akibat insiden yang terbilang tak biasa. Mantan pemain Barcelona itu mendapat kartu merah setelah menutup mulutnya dengan tangan saat terlibat adu argumen dengan pemain Bahia, Rodrigo Nestor.
Insiden tersebut terjadi ketika tim Neymar meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahia dalam lanjutan kompetisi Serie A Brasil, Minggu (25/10/2026). Namun, hasil positif itu justru diwarnai kontroversi yang melibatkan pemain andalan Brasil tersebut.
Perselisihan bermula saat Neymar dan Nestor terlibat percakapan di tengah pertandingan. Neymar terlihat menutupi mulutnya dengan tangan ketika berbicara dengan gelandang Bahia itu.
Nestor kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada wasit. Situasi pun berujung pada kartu merah untuk Neymar, menyusul dugaan pelanggaran terhadap aturan yang melarang pemain menutupi mulut ketika berbicara dalam situasi tertentu.
Keputusan tersebut sontak memicu reaksi keras dari Neymar. Pemain berusia 34 tahun itu tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah harus meninggalkan lapangan lebih awal.
Kasus ini mengingatkan publik pada insiden yang melibatkan bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam pertandingan Liga Champions musim lalu. Saat itu, Vinicius mengaku menjadi korban pelecehan rasial yang diduga dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.
Prestianni kemudian dijatuhi sanksi larangan bermain selama enam pertandingan atas perilaku diskriminatif yang bersifat anti-gay. Kasus tersebut turut menyoroti pentingnya upaya sepak bola dalam menangani tindakan diskriminatif di lapangan.
“Kami hanya mengobrol di tengah lapangan, bercanda, dan tertawa bersama,” ujar Neymar dinukil dari ESPN pada hari ini.
Dia mengakui bahwa menutup mulut dengan tangan saat berbicara merupakan kesalahan. Namun, Neymar juga melontarkan pernyataan bernada kesal kepada Nestor.
“Lalu saya pergi berbicara dengan Nestor. Saya salah karena menutup mulut saya dengan tangan. Tapi saya akan membalas Nestor pada akhirnya,” tambahnya.(maq)









