edisiana.com – Manchester City bersiap menjamu Coventry City di Stadion Etihad pada Sabtu (5/9/2026) malam WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi The Citizens untuk melanjutkan tren positif sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.
Coventry datang ke markas City dengan status sebagai tim yang sangat tidak diunggulkan. Apalagi, pertemuan kedua tim kali ini menjadi duel pertama mereka di kompetisi apa pun sejak Maret 2002.
Saat itu, Manchester City masih bermain di Maine Road dan berstatus sebagai klub divisi kedua. Di bawah asuhan mendiang Kevin Keegan, Citizens sukses menundukkan Coventry dengan skor 4-2.
Secara statistik, Manchester City juga memiliki catatan impresif ketika menghadapi klub promosi. Menukil Sport Mole, dalam 30 pertemuan terakhir, City mencatat 27 kemenangan dan tiga hasil imbang. Tidak sekali pun mereka menelan kekalahan.
Kekalahan terakhir Manchester City dari klub promosi terjadi pada April 2021. Kala itu, mereka takluk 1-2 dari Leeds United yang ditangani Marcelo Bielsa.
Namun, catatan tersebut sedikit ternoda dalam pertemuan terakhir Enzo Maresca dengan klub promosi. Saat masih menangani Chelsea pada Desember 2025, Maresca harus menerima kekalahan 1-3 dari Leeds.
Di sisi lain, Coventry juga memiliki catatan sejarah yang menarik. The Sky Blues tercatat sudah empat kali mengawali musim liga dengan tiga kekalahan beruntun.
Momen tersebut terjadi pada musim 1968-69 di divisi teratas, serta 1919-20, 1949-50, dan 2011-12 ketika bermain di divisi kedua.
Meski demikian, Coventry tidak pernah mengakhiri tiga pertandingan pembuka musim tanpa mampu mencetak gol.
Tantangan berat pun menanti Coventry di Etihad. Kendati demikian, The Sky Blues masih memiliki satu modal psikologis. Mereka tidak terkalahkan dalam delapan pertemuan liga terakhir melawan Manchester City sejak musim perdana Premier League pada 1992-93.
Catatan tersebut tentu menjadi pengingat bagi City agar tidak menganggap enteng lawannya. Terlebih, Manchester City berambisi menjaga konsistensi sejak awal musim dan mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Dengan kualitas skuad dan performa yang lebih meyakinkan, City tetap menjadi favorit kuat. Coventry harus tampil nyaris tanpa cela jika ingin mencuri hasil positif dari Stadion Etihad.(maq)











