Bola  

Pochettino Bongkar Cara Spanyol Menjinakkan Argentina di Final Piala Dunia

Pochettino menginstruksikan kepada pemainnya timnas Amerika. Foto: via ESPN

edisiana.com – Mauricio Pochettino memberikan pandangannya jelang final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina. Pelatih asal Argentina itu menilai kunci keberhasilan La Roja terletak pada kemampuan mereka membatasi pengaruh Lionel Messi di area berbahaya.

“Semakin jauh Messi dari gawang, semakin baik,” kata Pochettino seperti dikutip dari ESPN pada hari ini.

Mantan pelatih Paris Saint-Germain itu menegaskan tidak ada tim yang layak disebut sebagai favorit di partai puncak. Menurutnya, kualitas kedua tim begitu berimbang sehingga hasil pertandingan akan ditentukan oleh detail-detail kecil.

BACA JUGA:  Wujudkan Mimpi Dulu, Mbappe Baru Pindah ke Milan

“Bagi Spanyol, ini adalah tantangan besar untuk menghadapi Argentina dan Messi. Tetapi para pemain Spanyol mampu mengatasinya,” ujarnya.

Pochettino menjelaskan Spanyol tidak boleh memberi ruang kepada Argentina untuk mengembangkan permainan. Tekanan tinggi dan keberanian memainkan gaya sendiri dinilai menjadi senjata terbaik bagi tim asuhan Luis de la Fuente.

“Saat ini, penjagaan ketat (man-marking) tidak mungkin dilakukan. Spanyol akan mencoba menekan Argentina dan menerapkan permainan dengan gaya sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa upaya menghentikan Messi tidak bisa dibebankan kepada satu pemain saja. Menurut Pochettino, dibutuhkan kerja kolektif, disiplin taktik, dan koordinasi antarlini agar sang kapten Albiceleste tidak leluasa menerima bola di sepertiga akhir lapangan.

BACA JUGA:  Demi Fabregas, Pemain Barcelona Pindah ke Como

Meski demikian, Pochettino mengingatkan bahwa kekuatan Argentina tidak hanya terletak pada Messi. Ia menilai juara bertahan memiliki organisasi permainan yang matang, tahu kapan harus menguasai tempo, dan memiliki kesabaran luar biasa dalam menunggu momen yang tepat untuk menyerang.

“Argentina adalah tim yang mampu mengatur jalannya pertandingan dengan sangat baik. Mereka juga memiliki kesabaran yang luar biasa sepanjang laga,” tuturnya.

Di akhir komentarnya, Pochettino kembali menyoroti sosok Messi yang dinilai tetap menjadi figur paling berpengaruh di sepak bola dunia.

BACA JUGA:  Guardiola: Kami Memang Butuh Menang

“Mereka memiliki aura yang dipancarkan Messi. Bahkan di usia hampir 40 tahun, dia masih memiliki karisma dan rasa hormat dari lawan-lawannya,” pungkas Pochettino.(maq)