edisiana.com – Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menegaskan bahwa mencapai final Piala Dunia merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Baginya, tampil di laga puncak sudah menjadi sebuah hak istimewa, meski hasil akhirnya belum tentu berakhir dengan trofi.
“Ini sudah merupakan kemewahan, sebuah hak istimewa untuk berada di final. Saya terdaftar untuk mencapai setiap final dan kalah,” ujarnya dikutip dari MD pada Sabtu ini.
“Yang penting adalah bermain di final dan, terlebih lagi, mampu berjuang untuk memenangkannya, bertarung dengan kekuatan dan kemampuan kita, melawan lawan yang tangguh dengan rekam jejak yang benar-benar luar biasa,” tambahnya.
De la Fuente menekankan bahwa laga final bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga tentang keberanian untuk bersaing di level tertinggi.
Menurutnya, kesempatan memperebutkan gelar dunia adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan karakter yang telah ditunjukkan timnya sepanjang turnamen.
Meski mengakui kualitas lawan yang akan dihadapi, pelatih berusia 65 tahun itu memastikan Spanyol tidak datang ke final sebagai pelengkap. La Roja, kata dia, akan tampil dengan keyakinan penuh untuk memanfaatkan setiap peluang dan berusaha membawa pulang gelar juara.
Bagi De la Fuente, final adalah panggung yang harus dinikmati sekaligus diperjuangkan habis-habisan. Kini, Spanyol hanya tinggal selangkah lagi untuk mengubah perjalanan impresif mereka menjadi sejarah baru.(maq)










