edisiana.com – Breel Embolo tak mampu membendung air matanya. Penyerang Swiss itu meninggalkan lapangan dengan wajah tertunduk setelah menerima kartu merah dalam laga melawan Argentina, menyusul keputusan kontroversial yang lahir dari tinjauan VAR.
Insiden bermula ketika wasit Joao Pinheiro memberikan kartu kuning kepada gelandang Argentina, Leandro Paredes, usai tekel yang dianggap ceroboh.
Namun, beberapa saat kemudian asisten wasit video (VAR) meminta sang pengadil meninjau ulang tayangan melalui monitor di pinggir lapangan.
Hasilnya mengejutkan. Setelah melihat rekaman, Pinheiro membatalkan keputusan awal dan justru menghukum Embolo dengan kartu merah karena dinilai melakukan diving.
Keputusan itu menjadi pukulan telak bagi Swiss. Padahal, tim asuhan Murat Yakin baru saja menyamakan kedudukan melawan juara dunia bertahan lima menit sebelumnya dan tengah berusaha menjaga momentum.
Embolo berjalan meninggalkan lapangan di Kansas City sambil menangis. Rekan-rekan setimnya berusaha menenangkan sang penyerang yang terlihat sangat terpukul oleh keputusan tersebut.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit.
“Jelas tidak ada alasan untuk memberikan kartu kuning. Itu situasi yang tidak berbahaya. Seharusnya dia membiarkan permainan berlanjut,” kata Yakin.
Kartu merah itu menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam pertandingan dan berpotensi menjadi bahan perdebatan panjang. Di saat Swiss tengah membangun harapan untuk menantang Argentina, satu keputusan VAR justru mengubah arah pertandingan secara drastis.(maq)











