edisiana.com – Swiss dan Kolombia akan saling berhadapan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu (8/7/2026) WIB. Laga ini mempertemukan dua tim kuda hitam yang sama-sama berpeluang mencatatkan sejarah dengan melangkah lebih jauh di turnamen.
Di atas kertas, Kolombia besutan Néstor Lorenzo sedikit lebih diunggulkan. Performa Los Cafeteros sepanjang turnamen juga cukup meyakinkan hingga membuat mereka mulai dijagokan mampu menantang Argentina di perempat final, bahkan Inggris jika berhasil melaju ke semifinal.
Kolombia lolos ke fase gugur dengan status juara grup setelah membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk menahan Portugal. Pada babak 32 besar, mereka juga sukses menyingkirkan Ghana dengan kemenangan tipis 1-0.
Namun, Swiss bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Murat Yakin juga belum terkalahkan dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang sepanjang turnamen. Meski belum menghadapi lawan sekuat Kolombia di atas kertas, mereka memiliki keuntungan karena sudah lebih lama bermarkas di Vancouver.
Swiss juga memainkan laga babak 32 besar melawan Aljazair di BC Place. Pengalaman itu membuat mereka lebih mengenal kondisi lapangan yang kembali menjadi arena pertandingan kali ini.
Melansir MD menyebut kedua pelatih diperkirakan bisa menurunkan kekuatan terbaiknya. Di kubu Swiss, Denis Zakaria diproyeksikan mengisi posisi bek kanan, sementara lini tengah akan dikomandoi Remo Freuler dan Granit Xhaka. Di lini depan, perhatian tertuju kepada Johan Manzambi.
Gelandang muda Freiburg berusia 20 tahun itu menjadi salah satu bintang baru Piala Dunia 2026. Hingga babak 16 besar, Manzambi telah mengoleksi tiga gol dan dua assist serta diprediksi kembali menjadi motor serangan Swiss.
Sementara itu, Kolombia mengandalkan keseimbangan lini tengah yang dihuni Gustavo Puerta, Jefferson Lerma, dan Jhon Arias. Kreativitas James Rodríguez di sepertiga akhir lapangan akan didukung agresivitas Daniel Muñoz serta kecepatan Luis Díaz dari sisi sayap.
Dengan performa impresif yang ditunjukkan kedua tim sepanjang turnamen, duel di BC Place diprediksi berlangsung ketat. Hanya satu tim yang akan melanjutkan kisah sebagai kuda hitam Piala Dunia 2026.(maq)











