edisiana.com – Serie A musim ini memiliki satu nama yang bersinar lebih terang dibanding yang lain: Federico Dimarco.
Bek sayap milik Inter Milan itu resmi terpilih sebagai pemain terbaik Liga Italia setelah menjalani musim yang luar biasa dan penuh dominasi.
Pemain asal Italia tersebut, melansir MD menyebutkan ia menjadi motor utama keberhasilan Inter menyapu dua gelar domestik sekaligus: Serie A dan Coppa Italia.
Dari sisi kiri, Dimarco bukan sekadar bek modern, tetapi senjata ofensif yang hampir tak terbendung sepanjang musim.
Statistiknya berbicara sendiri. Dimarco mencatatkan 18 assist di Serie A, rekor baru kompetisi untuk seorang pemain di posisinya.
Ia melampaui catatan 16 assist milik Papu Gómez bersama Atalanta BC pada musim 2019-2020.
Tidak berhenti di sana, ia juga menyumbang enam gol, angka yang menegaskan betapa besarnya pengaruhnya dalam permainan Nerazzurri.
Kecepatan, visi, dan akurasi umpannya menjadikan Dimarco sebagai mimpi buruk bagi lawan-lawannya.
Dalam sistem permainan Inter yang agresif, ia tampil seperti playmaker tambahan dari lini belakang — sosok yang mampu mengubah ritme pertandingan hanya dengan satu sentuhan.
Musim ini menjadi titik puncak dalam karier Dimarco. Dari pemain akademi hingga kini menjadi ikon baru Giuseppe Meazza, ia telah menempatkan dirinya di antara pemain paling menentukan di sepak bola Italia saat ini.(maq)








