edisiana.com – Duel panas tersaji saat Everton menjamu Manchester City di Stadion Hill Dickinson, Senin malam. Laga berjalan menegangkan dan berakhir imbang 3-3.
Hasil ini sekaligus memupus asa tim asuhan Pep Guardiola untuk meraih gelar Liga Premier musim ini.
City sempat dibuat frustrasi oleh permainan disiplin tuan rumah. Everton mampu meredam tekanan dan menunggu momen untuk bangkit.
Inspirasi sempat datang dari Jérémy Doku yang mencetak gol indah tiga menit sebelum turun minum lewat tendangan melengkung ke sudut atas gawang.
Namun, The Toffees tampil jauh lebih agresif di babak kedua. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-68.
Thierno Barry dengan sigap menyambar bola muntah hasil situasi kemelut yang melibatkan Marc Guehi dan mengecoh kiper Gianluigi Donnarumma. Sempat dianulir karena offside, gol tersebut akhirnya disahkan lewat VAR.
Tim racikan David Moyes kian percaya diri. Lima menit berselang, Everton berbalik unggul lewat sundulan Jake O’Brien yang memaksimalkan sepak pojok James Garner.
Momentum Everton terus berlanjut. Barry kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan silang matang dari Merlin Röhl.
City tak tinggal diam. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan tujuh menit jelang waktu normal usai. Drama belum berhenti.
Di saat laga memasuki detik-detik akhir, Doku kembali menjadi penyelamat. Aksinya dari sisi kiri diakhiri dengan tembakan keras ke sudut jauh yang tak mampu dibendung.
Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini, menurut BBC, membuat City tertahan di posisi kedua dan kini terpaut lima poin dari pemuncak klasemen Arsenal dengan hanya satu laga tersisa. Kans juara pun resmi menguap.(maq)











