Airlangga Lantik Tiga Deputi Baru BP Batam, Perkuat Struktur Organisasi

Tiga Deputi BP Batam saat dilantik oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Humas

edisiana.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto resmi melantik tiga Anggota/Deputi baru di lingkungan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Jumat (13/6). Pelantikan berlangsung di Gedung Ali Wardhana, Jakarta.

Tiga pejabat yang dilantik masing-masing adalah Syarlin Joyo sebagai Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Fary Francis sebagai Anggota/Deputi Bidang Investasi, serta Denny Tondano sebagai Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari penetapan Peraturan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 1 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja BP Batam.

BACA JUGA:  Capella Ajak Pengendara di Kepri Utamakan Keselamatan Lewat Edukasi, Inilah Tipsnya

Regulasi ini mengatur penyesuaian nomenklatur serta tugas dan fungsi sejumlah deputi di lingkungan BP Batam.

Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kawasan KPBPB Batam menegaskan bahwa penyesuaian struktur organisasi dilakukan untuk memperkuat kelembagaan BP Batam sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan pengelolaan kawasan di Batam.

“Selamat kepada ketiga anggota/deputi yang baru dilantik. Jaga integritas dan bersama-sama kita optimalkan pertumbuhan ekonomi serta daya saing Kota Batam,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa penguatan struktur organisasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi sekaligus mempercepat proses pengambilan kebijakan dalam pengembangan Batam.

BACA JUGA:  Batam Jadi Pilot Project, Urus PKKA yang Biasa 4 Hari Jadi 1 Jam Saja

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai kawasan investasi yang semakin kompetitif, baik di tingkat regional maupun global.

“Kami optimistis, penguatan struktur organisasi BP Batam ini dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat peran Batam sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amsakar.

Ia menambahkan bahwa transformasi kelembagaan ini juga bertujuan untuk mendorong tata kelola organisasi agar lebih efektif dan efisien.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam: Masyarakat Tidak Perlu Risau, Presiden Beri Atensi Luar Bisa

“Mari kita bekerja maksimal untuk menjawab tantangan pengembangan Batam dalam menghadapi dinamika kemajuan perekonomian nasional dan internasional,” pungkasnya.(*)