ATLÉTICO 5–2 TOTTENHAM

Badai di Metropolitano! Blunder Kiper Baru

edisiana.com – Spurs Buka Pesta Gol Los Colchoneros Stadion Cívitas Metropolitano menjadi saksi malam penuh kekacauan dan drama.

Tujuh gol tercipta ketika Atlético Madrid menghajar Tottenham Hotspur dengan skor telak 5-2 dalam laga UEFA Champions League yang terasa seperti roller coaster.

Seperti badai yang datang tiba-tiba, pertandingan berubah total ketika Spurs memasukkan kiper cadangan mereka, Antonín Kinský.

Masuk menggantikan Guglielmo Vicario, sang penjaga gawang langsung mengalami mimpi buruk.

Dua kali ia kehilangan keseimbangan di area berbahaya. Dua kali pula Atlético menghukum tanpa ampun.

BACA JUGA:  Spanyol Lolos ke Babak 16 Berkat Gol Bunuh Diri

Pertama, Marcos Llorente memanfaatkan situasi kacau untuk mencetak gol. Tak lama kemudian giliran Julián Álvarez yang menghadiahkan hukuman kedua. Metropolitano bergemuruh, sementara bangku Tottenham terdiam.

Kesalahan demi kesalahan membuat pelatih sementara Spurs, Igor Tudor, tak punya pilihan. Kinský akhirnya ditarik keluar di tengah tekanan yang semakin berat.
Namun kekacauan Spurs belum berhenti.

Bek cepat mereka, Micky van de Ven, terpeleset saat mencoba mengontrol bola. Kesempatan emas itu langsung disambar oleh Antoine Griezmann yang menambah penderitaan tim tamu.

Atlético terus menekan. Setelah baru 23 menit berlalu, Robin Le Normand menanduk gol keempat dalam salah satu awal pertandingan Liga Champions paling gila dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA:  Sah! Calafiori Pindah ke Arsenal

Tottenham sempat memberi sedikit perlawanan. Tendangan keras Pedro Porro hanya menjadi gangguan kecil di tengah pesta tuan rumah.

Setelah jeda, Atlético kembali menggigit. Sepuluh menit babak kedua berjalan, Álvarez mencetak gol keduanya — lahir dari serangan balik kilat setelah penyelamatan spektakuler Jan Oblak atas tembakan Richarlison.

Metropolitano berdiri. Tottenham runtuh.
Kekalahan ini menjadi yang keempat berturut-turut bagi Spurs. Dan kini semua mata tertuju pada Igor Tudor.

BACA JUGA:  Pelatih Spanyol Damaikan Perselisihan Ceballos dan Gavi

Menukil BBC, lelatih asal Kroasia itu belum mampu menghentikan kemerosotan yang membawa klub London tersebut semakin dekat ke jurang krisis.

Di Madrid, Atlético berpesta. Di London Utara, badai baru saja dimulai.(maq)