edisiana.com – Atmosfer meledak di Estadio La Cartuja, Minggu malam. Derbi panas antara Real Betis dan Sevilla FC berakhir imbang 2-2. Namun, hasil akhir bukan satu-satunya cerita.
Sebanyak 67.447 penonton memadati stadion. Rekor baru tercipta. Lautan hijau-putih membentang hingga ke atap. Derbi Sevilla benar-benar mencapai puncak magisnya.
Tuan rumah tampil dominan sejak awal laga. Tekanan tinggi dan permainan agresif membuat Sevilla kelabakan.
Gol pembuka lahir lewat aksi spektakuler Antony. Winger asal Brasil itu mencetak gol lewat tendangan salto yang membuat stadion bergemuruh.
Sebuah momen kelas dunia di panggung derbi.Tak lama berselang, Fidalgo menggandakan keunggulan Betis.
Penyelesaian tenangnya mempertegas dominasi tuan rumah di 45 menit pertama.
Sevilla dipaksa bertahan. Ritme permainan sepenuhnya milik Betis.
Masuk babak kedua, wajah Sevilla berubah. Intensitas meningkat. Determinasi membara.
Gol pertama datang melalui sundulan tajam Alexis Sanchez yang memanfaatkan bola mati. Momentum mulai bergeser.
Drama memuncak di menit ke-85. Isaac Romero melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Betis. Skor 2-2. Stadion meledak.
Rekor dan Atmosfer Tak Terlupakan
Laga ini bukan sekadar soal angka di papan skor. Melansir MD, menyebutkan Derbi Sevilla kali ini mencatat jumlah penonton tertinggi sepanjang sejarah di La Cartuja: 67.447 orang.
Stadion penuh sesak. Nyanyian bergema tanpa henti. Warna hijau mendominasi tribun dalam atmosfer yang menggelegar.
Hasil imbang mungkin membagi poin.
Tapi malam itu, sepak bola Sevilla menang besar. Derbi kembali membuktikan diri sebagai salah satu yang paling membara di Spanyol.(maq)









