Bournemouth Hentikan Rekor Liverpool dalam Malam Penuh Kontroversi

Bournemouth merayakan gol kemenangan atas Liverpool. Foto: via MD

edisiana.com – Rekor tak terkalahkan Liverpool di Premier League akhirnya runtuh. Di Vitality Stadium yang bergemuruh, Bournemouth menaklukkan The Reds 3-2 dalam laga menegangkan yang sarat drama, kontroversi, dan emosi hingga detik terakhir.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-26 lewat Evanilson, dalam situasi kacau di jantung pertahanan Liverpool.

Virgil van Dijk gagal menghalau bola dengan bersih, sementara Joe Gomez tumbang cedera setelah bertabrakan dengan Alisson saat mencoba memblok tembakan sang penyerang.

Drama tak berhenti di situ. Dengan Gomez harus keluar lapangan dan Wataru Endo bersiap masuk, Liverpool memilih untuk tidak menendang bola keluar.

Akibatnya, The Reds bermain dengan 10 pemain selama hampir tujuh menit — keputusan yang langsung dibayar mahal.

BACA JUGA:  Ini Alasannya Pemain Top Pakai Kasus Kaki Bolong

Pada menit ke-33, Alex Jimenez memanfaatkan situasi tersebut. Menerima umpan terobosan akurat dari James Hill, ia dengan tenang menyelipkan bola di antara kedua kaki Alisson untuk menggandakan keunggulan Bournemouth.

Baru setelah itu Liverpool melakukan pergantian pemain. Namun seperti sering terjadi, tim asuhan mereka menunjukkan daya tahan mental luar biasa.

Menjelang akhir babak pertama, Van Dijk menebus kesalahannya dengan sundulan keras dari sepak pojok Dominik Szoboszlai, membuka kembali harapan tim tamu.

Momentum benar-benar berbalik di babak kedua. Dari situasi bola mati, Mohamed Salah dengan cerdik mengirim bola ke arah Szoboszlai, yang melepaskan tembakan terukur ke sudut bawah gawang Djordje Petrovic untuk menyamakan kedudukan. Dari tertinggal dua gol, Liverpool kembali ke titik nol.

BACA JUGA:  Manchester United Mulai Membujuk Zidane

Kedua tim kemudian saling bertukar ancaman. Alisson tampil sigap menepis percobaan Ryan Christie, sebelum Petrovic membalas dengan penyelamatan spektakuler untuk menggagalkan peluang emas Florian Wirtz.

Saat laga tampak mengarah ke hasil imbang, Bournemouth menemukan momen penentunya. Gol Adli di menit-menit akhir sempat diselimuti tanda tanya akibat dugaan pelanggaran dalam prosesnya.

Namun setelah tinjauan VAR yang panjang, gol tersebut disahkan — dan Vitality Stadium meledak.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Liverpool sejak November, sekaligus memperpanjang catatan buruk mereka di Premier League 2026 tanpa satu pun kemenangan.

BACA JUGA:  Lagi, Everton Rugi Rp17,8 Triliun

Menurut BBC, The Reds tetap tertahan di posisi keempat klasemen, sementara Bournemouth merangkak naik ke peringkat ke-13, dengan kemenangan yang akan lama dikenang.(maq)