edisiana.com – St. James’ Park menjadi saksi malam yang liar dan penuh emosi. Leeds United akhirnya harus menelan kekalahan pertamanya setelah tujuh laga tak terkalahkan, tumbang 3-4 dari Newcastle United dalam duel dramatis yang ditentukan hingga menit ke-102.
Leeds sempat unggul tiga kali dalam laga berintensitas tinggi ini. Permainan agresif dan keberanian mereka membuat Newcastle terus berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Namun, sepak bola kembali menunjukkan sisi paling kejamnya di menit-menit akhir. Ketika kemenangan sudah di depan mata, penalti di masa tambahan waktu menjadi titik balik yang menyakitkan bagi tim tamu.
Harapan Leeds untuk membawa pulang tiga poin sirna sepenuhnya saat Harvey Barnes muncul sebagai pahlawan dengan gol penentu di menit ke-102, memastikan kemenangan dramatis bagi The Magpies.
Gol Barnes tak hanya memicu ledakan euforia di St. James’ Park, tetapi juga berdampak besar di klasemen.
Melansir MD, Newcastle memanfaatkan terpelesetnya Manchester United dan Chelsea untuk naik ke peringkat keenam dengan koleksi 33 poin, semakin mendekati zona Eropa.
Di sisi lain, meski pulang dengan kekecewaan mendalam, Leeds United masih bisa sedikit bernapas lega. Mereka tetap berada di posisi aman, delapan poin di atas West Ham United, dan menjaga jarak yang relatif nyaman dari zona degradasi.
Malam ini milik Newcastle. Tapi luka di menit ke-102 akan lama membekas bagi Leeds. Drama Premier League, dalam bentuknya yang paling brutal.(maq)










