edisiana.com – West Ham United belum juga menemukan jalan keluar. Hasil imbang 2-2 saat menjamu Brighton memperpanjang puasa kemenangan The Hammers di Liga Premier menjadi delapan pertandingan.
Sekaligus membuat mereka tetap tertahan di zona degradasi setelah laga yang penuh kontroversi, penalti, dan keputusan VAR di London Stadium.
Tuan rumah langsung menghantam lewat serangan pertama mereka. Baru 10 menit berjalan, Jarrod Bowen membaca dengan sempurna bola lambung Lucas Paquetá, memenangi duel dengan bek Brighton, lalu dengan tenang menaklukkan Bart Verbruggen. Efisien, tajam, dan mematikan—West Ham unggul sebelum Brighton sempat bernapas.
Momentum hampir sepenuhnya berpihak pada tim tuan rumah ketika bek kiri muda Ollie menusuk ke kotak penalti. Sayang, peluang emas itu berakhir dengan tembakan melenceng yang kemudian terasa mahal.
Brighton bangkit pada menit ke-30. Max Kilman melakukan tekel ceroboh yang menjatuhkan Yankuba Minteh di kotak terlarang. Dari titik putih, Danny Welbeck menipu Alphonse Areola dan menyamakan kedudukan.
Keanehan belum berakhir. Dari sebuah sepak pojok, Paquetá melakukan tekel ala rugby terhadap Lewis Dunk. Wasit Michael Salisbury tanpa ragu kembali menunjuk titik penalti.
Welbeck maju lagi, mencoba gaya Panenka—namun kali ini mistar gawang menyelamatkan West Ham dari kebobolan kedua.
Drama mencapai puncaknya di masa tambahan babak pertama. Tembakan Callum Wilson diblok Lewis Dunk, dan tayangan ulang memperlihatkan bola mengenai lengan sang bek yang jauh dari posisi alami. Setelah peninjauan VAR yang panjang, penalti kembali diberikan.
Paquetá, ingin menebus dosanya, mengeksekusi dengan dingin: Verbruggen terkecoh, bola masuk ke sudut berlawanan. West Ham kembali unggul 2-1.
Babak kedua tak kalah panas. VAR kembali bekerja saat Kaoru Mitoma terjatuh usai duel dengan Bowen, namun kali ini Brighton tak mendapatkan hadiah penalti. Namun balasan tetap datang.
Dari sepak pojok, Areola gagal menangkap bola dengan bersih, si kulit bundar memantul ke kaki Joel Veltman yang berdiri bebas.
Tanpa ampun, bek Belanda itu menyamakan skor. Brighton nyaris berbalik unggul, tetapi Verbruggen harus bekerja keras menepis sundulan Bowen dari situasi bola mati.
Di sisi lain, West Ham juga selamat berkat refleks Areola yang menggagalkan peluang Ferdi Kadioglu, Georginio Rutter, dan Mitoma di menit-menit akhir.
Peluit panjang berbunyi dengan skor 2-2. Satu poin yang terasa hambar bagi West Ham, yang semakin tertekan di dasar klasemen.
Sementara Brighton, menukil BBC, pulang dengan rasa puas setelah selamat dari laga yang penuh kekacauan, emosi, dan keputusan kontroversial.(maq)











