Maroko Mulai dengan Otoritas di Piala Afrika, Meski Sempat Gemetar

Pemain Maroko merayakan kemenangan di awal pertandingan Piala Afrika. Foto: via MD

edisiana.com – Piala Afrika di Maroko resmi dimulai, dan tuan rumah langsung mengirim pesan keras ke seluruh benua. Kemenangan 2-0 atas Komoro membuka turnamen dengan senyum—meski jalannya tidak semulus yang dibayangkan.

Maroko menderita lebih dulu. Tekanan sebagai tuan rumah terasa nyata. Komoro berani, disiplin, dan sempat membuat stadion menahan napas.

Ritme Maroko tersendat, ide buntu, dan ekspektasi justru menjadi beban. Inilah Piala Afrika: tak ada lawan kecil.

BACA JUGA:  Timnas Muda Punya Mental Juara

Namun ketika kualitas bicara, segalanya berubah.

Brahim Díaz membuka kunci. Sentuhan kelas, keputusan cepat, gol yang menenangkan. Setelah itu, El Kaabi mengunci kemenangan, memastikan tiga poin pertama tak lepas dari tangan. Dua gol, dua momen penentu, dan Maroko pun bernapas lega.

Di sisi lain, melansir MD, Achraf Hakimi absen. Bek sayap andalan itu masih menjalani pemulihan cedera dan hanya menyaksikan dari pinggir lapangan. Kehadirannya jelas dirindukan, namun tim tetap mampu menjawab tantangan.

BACA JUGA:  Aksi Heroik Inter Singkirkan Barça di Semifinal Champions

Maroko menang. Tidak sempurna, tidak mudah, tetapi inilah kemenangan yang membentuk karakter.

Turnamen masih panjang, dan pesan sudah dikirim: tuan rumah siap bertarung—bahkan ketika tekanan datang lebih dulu.(maq)