edisiana.com – Bayer Leverkusen pulang dari Leipzig dengan kemenangan berkelas. Bertanding di laga tandang Sabtu malam, Die Werkself menundukkan tuan rumah 3-1 dan langsung melonjak ke posisi ketiga klasemen Bundesliga.
Leipzig sebenarnya membuka laga dengan intensitas tinggi. Willi Orbán nyaris menggetarkan jala Leverkusen lewat tembakan kerasnya, namun Mark Flekken tampil dingin di bawah mistar dan menggagalkan peluang tersebut.
Sang kiper bertahan tapi tidak selamanya.
Benteng Leverkusen akhirnya runtuh ketika Xaver Schlager melepaskan sepakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang mengarah tajam ke sudut kiri bawah gawang. Leipzig unggul, stadion bergemuruh.
Namun Leverkusen merespons dengan karakter tim besar. Tekanan demi tekanan berbuah hasil saat Martin Terrier menanduk bola ke sudut kiri atas gawang setelah menerima umpan silang akurat dari Arthur.
Skor imbang, momentum berbalik.
Leverkusen semakin percaya diri. Nathan hampir membawa tim tamu unggul setelah menerima bola terobosan dari Malik Tillman. Tapi refleks Péter Gulácsi masih menyelamatkan Leipzig dari kebobolan lebih awal.
Menjelang turun minum, Leverkusen akhirnya membalikkan keadaan. Patrik Schick menunjukkan insting predatornya dengan sepakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang meluncur ke bagian tengah atas gawang.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-1 untuk tim tamu.
Di babak kedua, Leipzig mencoba bangkit, tetapi justru Leverkusen yang mematikan laga. Serangan balik cepat di penghujung pertandingan dituntaskan dengan sempurna oleh Montrell Culbreath lewat tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.
Gol ketiga memastikan kemenangan.
Penundaan telah berakhir. Leverkusen kembali menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di papan atas.
Tambahan tiga poin ini, menukil MD, membawa Leverkusen ke peringkat ketiga Bundesliga dengan 29 poin, tepat di atas rival klasik mereka, Bayern Munich.
Tim asuhan Vincent Kompany yang tertinggal sembilan angka baru akan bermain melawan Heidenheim pada Minggu malam.
Leverkusen tak hanya menang—mereka mengirim pesan tegas ke seluruh Bundesliga.(maq)








