Messi, Maestro Abadi: Satu Gol, Satu Assist, dan Angola Pun Terpukau

Messi menyapa pendukung Argentina dalam pertandingan melawan Venezuela. Foto: via ESPN

edisiana.com – Lionel Messi kembali menunjukkan bahwa dahaga golnya tak pernah benar-benar padam. Di Luanda, sang kapten Argentina ini memberikan tontonan kelas dunia: satu gol, satu assist, dan satu stadion penuh yang berdiri memberi penghormatan.

Laga ini bukan sekadar persahabatan. Angola rela merogoh hingga $12 juta demi menghadirkan sang juara dunia dalam perayaan 50 tahun kemerdekaan mereka dari Portugal. Hasilnya?

Sebuah pesta sepak bola yang memenuhi Stadion 11 November—lebih dari 50.000 penonton menyaksikan langsung megahnya sang legenda beraksi.

BACA JUGA:  Pelatih Sepak Bola Mulai Andalkan Kecerdasan Buatan untuk Menyusun Taktik

Messi, yang memimpin skuad juara Piala Dunia 2022, langsung menegaskan kedatangannya dengan gaya klasik: sebuah umpan terobosan surgawi untuk Lautaro Martínez dua menit jelang jeda.

Tembakan rendah Lautaro mengubah skor, sekaligus menorehkan assist kesembilan Messi kepada striker Inter Milan tersebut—menyamai rekornya bersama Higuaín dan Agüero.

Babak kedua menjadi panggung lanjutan duet maut ini. Giliran Lautaro yang mengembalikan budi, memberi umpan balik cerdas di menit ke-82. Messi menutupnya dengan sepakan kaki kiri yang tajam, khas, tak terbantahkan.

BACA JUGA:  Deal! Bellingham Pindah ke Madrid

Dan ketika ia ditarik keluar jelang akhir pertandingan, seluruh stadion berdiri. Tepuk tangan meriah mengiringinya.

Melansir ESPN, Messi, yang mengincar Piala Dunia keenamnya tahun depan, mencetak golnya yang ke-115 dalam 196 pertandingan internasional.

Dan menjadi pengakuan bahwa di usia berapa pun, di negara mana pun, Lionel Messi tetap menjadi tontonan termewah di sepak bola dunia.(maq)