Bola  

Kamerun Terperosok ke Play-off, Mbeumo Meledak Frustrasi

Bryan Mbeumo saat membela timnas Kamerun. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Kamerun kembali merasakan pahitnya jalan berliku menuju Piala Dunia. Kekalahan 1-0 dari RD Kongo membuat Singa Tak Terkalahkan harus rela terlempar ke babak play-off, meski sebelumnya difavoritkan melaju langsung.

Dan di tengah kekecewaan itu, sorotan tertuju pada Bryan Mbeumo: pemain Manchester United itu meninggalkan lapangan dengan ekspresi kemarahan yang nyaris tak tertahan.

Kamerun menutup fase grup dengan berada di posisi kedua, empat poin di belakang kejutan besar dari Afrika, Cape Verde, yang untuk pertama kalinya memuncaki grup dan lolos otomatis.

BACA JUGA:  Pertunjukan Kuartet Bintang

Artinya, Kamerun kini harus bertarung menghadapi tim lain dari grup berbeda—dan lawannya tak main-main: RD Kongo.

Pertandingan Kamis malam menjadi pukulan telak. Chancel Mbemba—ya, mantan pemain Newcastle—menjadi mimpi buruk Kamerun setelah mencetak gol kemenangan di waktu tambahan.

Gol itu disambut kegembiraan RD Kongo, sementara para pemain Kamerun terkulai jatuh di rumput basah, tak percaya apa yang baru terjadi.

Di tengah hujan yang turun semakin deras, Mbeumo berjalan keluar lapangan dengan wajah penuh frustrasi. Dalam sebuah video yang ramai beredar di media sosial, ia tampak harus ditenangkan oleh staf tim. Musim berat di level klub kini terasa makin berat di level internasional.

BACA JUGA:  Mantan Gelandang Liverpool Gantung Sepatu di Usia 37 Tahun

Mbeumo tampil bersama Andre Onana, mantan rekan setimnya di Inter maupun United, sementara nama incaran United lain, Carlos Baleba, juga tampil dalam laga naas tersebut.

Kekalahan ini menambah tekanan besar untuk pelatih Marc Brys. Negara dengan delapan kali tampil di Piala Dunia—rekor terbanyak bagi tim Afrika—kini harus menempuh jalur hidup-mati demi memastikan tempat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

RD Kongo sendiri akan menantang Nigeria di final kualifikasi Afrika untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia.

BACA JUGA:  Gol Brilian Walker Bawa City ke Peringkat 7 Klasemen

Kamerun? Mereka harus segera bangkit—atau risiko absen dari turnamen terbesar dunia untuk keempat kalinya sejak 1982 bisa menjadi kenyataan pahit lagi.(maq)