edisiana.com – Liverpool menelan kekalahan telak 0-3 dari Crystal Palace di Anfield pada babak 16 besar Piala Carabao, Kamis dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang catatan buruk The Reds yang kini telah menelan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Manajer Arne Slot melakukan banyak rotasi dalam laga ini. Namun, perjudian susunan pemain itu justru menjadi bumerang. Tanpa satu pun pemain berusia di atas 21 tahun di bangku cadangan, Liverpool tampil rapuh.
Sejumlah pilar utama seperti Virgil van Dijk, Ibrahima Konaté, Dominik Szoboszlai, Cody Gakpo, Florian Wirtz, Mohamed Salah, dan Hugo Ekitike absen dari skuad.
Federico Chiesa sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk membuka keunggulan Liverpool, tetapi satu tembakannya melambung dan satu lagi berhasil digagalkan kiper Palace, Walter Benítez.
Kebobolan pertama datang akibat kesalahan Joe Gomez yang kehilangan bola di area pertahanan sendiri, memungkinkan Ismaïla Sarr mencetak gol pembuka bagi Palace.
Penyerang asal Senegal itu kemudian menggandakan keunggulan tim tamu setelah menerima umpan Yeremy Pino dan dibiarkan terlalu bebas di kotak penalti.
Petaka Liverpool semakin lengkap pada menit ke-79 ketika bek muda Amara Nallo menerima kartu merah langsung usai melanggar Justin Devenny yang berlari menuju gawang. Tak lama berselang, Pino mencetak gol ketiga dan memastikan kemenangan telak 3-0 untuk The Eagles.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Liverpool, yang baru dua kali menjuarai Piala Carabao dalam empat musim terakhir. Performa buruk ini juga menjadi alarm bagi Arne Slot, mengingat jadwal padat sudah menanti.
Mengutip BBC, The Reds akan menjamu Aston Villa di Premier League akhir pekan ini, disusul laga Liga Champions kontra Real Madrid pada Selasa depan, dan kemudian bertandang ke markas Manchester City pada 9 November. (maq)











