edisiana.com – Manajer Real Madrid, Xabi Alonso, mengakui kekalahan telak timnya dari Atlético Madrid dengan skor 5-2 sebagai hasil yang sangat menyakitkan. Ia menekankan pentingnya reaksi cepat dari para pemain untuk bangkit dari hasil buruk tersebut.
“Pertandingan yang buruk. Kami kekurangan tenaga. Kekalahan ini menyakitkan,” ujar Alonso, dikutip dari ESPN, Senin ini.
Alonso juga mengkritik performa timnya yang dinilai jauh dari harapan, baik saat menguasai bola maupun saat bertahan. “Kami tidak bermain secara kolektif dengan baik, dengan atau tanpa bola. Kami tidak berada di level yang seharusnya,” tambahnya.
Pada babak pertama, Los Blancos sebenarnya masih mampu mengimbangi permainan dengan skor 2-2. Atlético sempat unggul lewat gol Robin Le Normand, namun Madrid membalas melalui Kylian Mbappé dan Arda Güler. Alexander Sørloth kemudian menyamakan kedudukan jelang turun minum.
Namun petaka datang di babak kedua. Julián Álvarez mencetak dua gol melalui penalti dan tendangan bebas, membawa Atlético menjauh.
Antoine Griezmann yang masuk sebagai pemain pengganti turut menambah derita Madrid dengan gol kelima di penghujung pertandingan.
Kekalahan ini membuat Real Madrid kehilangan posisi puncak klasemen LaLiga. Rival mereka, Barcelona, kini memimpin setelah meraih kemenangan 2-1 atas Real Sociedad.
“Kami kurang kompetitif. Kami merasa bertanggung jawab, dan sekarang saatnya melihat apa yang harus kami perbaiki,” pungkas Alonso.(maq)









