edisiana.com – Bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal, menghadapi ancaman hukuman berat dari Komite Disiplin UEFA setelah melakukan tindakan tidak sportif dengan menanduk kiper Olympique de Marseille, Gerónimo Rulli, dalam pertandingan Liga Champions yang berlangsung pada Rabu dini hari.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-69, saat pertandingan tengah berlangsung panas. Carvajal terlihat melakukan konfrontasi fisik yang berujung pada tandukan langsung ke wajah Rulli, yang memancing reaksi keras dari pemain Marseille dan penonton di stadion.
Menurut laporan Mundo Deportivo, awalnya wasit Irfan Peljto tidak langsung mengambil tindakan atas insiden tersebut. Namun, setelah mendapat peringatan dari tim VAR, wasit kemudian meninjau tayangan ulang insiden tersebut di monitor di sisi lapangan.
Setelah melakukan peninjauan, wasit akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan kartu merah langsung kepada Carvajal. Keputusan itu membuat Madrid harus bermain dengan 10 orang di sisa pertandingan.
Tindakan Carvajal ini dinilai sangat serius karena termasuk kekerasan fisik terhadap lawan, yang dalam regulasi UEFA termasuk dalam kategori pelanggaran berat.
Jika terbukti bersalah dalam sidang disiplin, Carvajal bisa dijatuhi hukuman larangan bermain lebih dari satu pertandingan, bahkan hingga beberapa laga di Liga Champions mendatang.
Pihak Real Madrid hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut, namun laporan menyebut bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding, tergantung pada keputusan final dari UEFA.
Dengan insiden ini, Dani Carvajal menambah daftar panjang pemain yang menghadapi konsekuensi serius akibat tindakan emosional di lapangan, terutama di ajang sekelas Liga Champions, di mana sorotan dan tekanan begitu besar.(maq)










