edisiana.com – Manchester United harus puas bermain imbang 1-1 melawan Fulham dalam lanjutan Premier League di Craven Cottage, Minggu malam waktu setempat. Kegagalan Bruno Fernandes mengeksekusi penalti di babak pertama menjadi sorotan utama dalam laga yang sarat drama ini.
Setan Merah sejatinya punya peluang emas untuk membuka keunggulan ketika wasit Chris Kavanagh menunjuk titik putih setelah meninjau ulang tekel Calvin Bassey terhadap Mason Mount dalam situasi sepak pojok.
Meski keputusan tersebut sempat menimbulkan kontroversi, Fernandes tetap melangkah maju sebagai eksekutor. Namun, playmaker asal Portugal itu justru menyia-nyiakan kesempatan tersebut, setelah penaltinya melambung tinggi di atas mistar—kegagalan pertamanya sejak Desember 2023.
United akhirnya unggul lebih dulu di babak kedua melalui gol yang dibumbui kontroversi. Sundulan Leny Yoro yang sempat terdefleksi Rodrigo Muniz berujung pada gol bunuh diri yang membuat tim tamu memimpin.
Namun, Fulham menilai gol tersebut seharusnya dianulir karena Bassey mengklaim ia didorong oleh Yoro dalam duel udara.
“Semua orang di dunia bisa melihat itu pelanggaran,” ujar Manajer Marco Silva mengomentari keputusan itu dengan pedas, seperti dilansir BBC Sport pada hari ini.
Fulham akhirnya mendapatkan gol balasan yang layak mereka dapatkan. Smith Rowe, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penyeimbang dengan penyelesaian jarak dekat usai menerima umpan silang datar dari Alex Iwobi yang memantul ke kotak enam yard. Gol itu memastikan Fulham mengakhiri rekor buruk delapan kekalahan kandang beruntun dari United.
Meski tampil cukup dominan, hasil ini memperpanjang penantian Manchester United untuk meraih kemenangan pertama musim ini. Di sisi lain,Fulham juga masih belum mencicipi kemenangan, namun memperlihatkan karakter kuat dan perlawanan solid di hadapan pendukungnya sendiri.(maq)








