edisiana.com – Dua tim dengan situasi yang sangat kontras akan saling berhadapan di St. Andrew’s saat Birmingham City menjamu Oxford United dalam lanjutan Championship pada Sabtu malam nanti. The Blues tengah dalam tren positif dan memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Oxford masih mencari poin pertamanya musim ini.
Setelah bermain imbang 1-1 dengan Ipswich Town di laga pembuka, Birmingham tampil menjanjikan dengan kemenangan 2-1 atas Sheffield United di ajang Piala EFL. Mereka kemudian melanjutkan performa apiknya dengan menundukkan Blackburn Rovers 2-1 di pekan kedua Championship.
Hasil itu menempatkan skuad asuhan Chris Davies di peringkat keenam klasemen sementara, dengan empat poin—sejajar dengan Coventry City dan Bristol City di zona playoff.
The Blues kini membidik kemenangan ketiga secara beruntun di semua kompetisi dan ingin mempertahankan rekor impresif di St. Andrew’s. Mereka telah memenangkan empat dari lima laga kandang terakhir dan hanya kalah sekali di sana sejak 8 Februari.
Tambahan tiga poin pada akhir pekan ini tak hanya akan memperpanjang start positif Birmingham, tetapi juga memberi dorongan besar bagi ambisi mereka untuk meraih promosi berturut-turut—mimpi yang kini mulai terasa realistis.
Oxford United Tertekan dan Butuh Kebangkitan
Di sisi lain, Oxford United datang ke laga ini dengan beban besar. Tim asuhan Gary Rowett masih belum meraih satu poin pun musim ini. Setelah kalah tipis 1-0 dari Portsmouth di pekan pertama, mereka kembali tumbang 3-2 dari Hull City meski sempat dua kali menyamakan kedudukan.
Melansir Sport Mole, start buruk tersebut menempatkan Oxford di peringkat ke-20 klasemen, satu dari enam tim yang belum meraih poin, bersama di antaranya Wrexham dan Sheffield United. Namun, tim milik pengusaha Indonesia itu punya alasan untuk tetap optimis.
Oxford mencatatkan rekor tandang yang solid belakangan ini, dengan empat kemenangan, dua imbang, dan hanya satu kekalahan dalam tujuh laga terakhir di luar kandang. Selain itu, performa melawan Hull menunjukkan semangat juang tinggi meski akhirnya kalah oleh gol di injury time.
Pertaruhan Besar di St. Andrew’s
Bagi Birmingham, laga ini adalah kesempatan emas untuk memperkuat posisi di papan atas dan menjaga momentum. Sementara bagi Oxford, pertandingan ini adalah ujian mental dan kualitas: apakah mereka mampu bangkit dari dua kekalahan awal dan mulai memperbaiki arah musim mereka.
Dengan atmosfer kandang yang mendukung dan performa impresif sejauh ini, The Blues layak difavoritkan. Tapi dengan karakter pantang menyerah yang ditunjukkan Oxford, duel ini tetap terbuka dan bisa menjadi laga penuh kejutan.(maq)











