edisiana.com – Club Brugge tampil dominan saat menjamu Rangers dalam laga playoff Liga Champions pada Rabu dinihari waktu Indonesia, menghajar wakil Skotlandia itu dengan skor telak 3-1. Hasil ini membuat langkah Rangers menuju fase grup berada dalam ancaman serius.
Semua sorotan tertuju pada Dujon Meghoma, pemain muda yang musim lalu dipinjamkan ke Preston, dan menunjukkan performa menjanjikan sejak menit awal. Namun, justru kesalahan fatal dari bek Rangers, Sekou Djiga, membuka keunggulan Brugge.
Umpan silang Christos Tzolis dimanfaatkan dengan mudah oleh Romeo Vermant, yang membuat para pemain dan penonton terdiam sejenak karena kelengahan lini belakang tim tamu.
Kekacauan pertahanan Rangers kembali terbukti ketika corner dari Tzolis gagal diantisipasi dengan baik. Bola sempat ditepis oleh kiper Jack Butland, namun jatuh ke kaki Jorne Spileers yang berdiri bebas di kotak penalti dan menyelesaikan peluang dari jarak 12 yard menjadi gol kedua bagi tuan rumah.
Pesta gol Brugge belum selesai. Hans Vanaken Mechele, yang mencatatkan penampilan ke-500 bersama Brugge, mencetak gol ketiga dengan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti setelah melewati penjagaan Danilo dengan mudah. Gol ini disambut sorak sorai menggema di seluruh stadion.
Rangers sebenarnya sempat memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan lebih awal lewat tendangan bebas Joe Rothwell yang mengenai bagian luar tiang gawang pada menit ke-26. Namun, Brugge terus menekan.
Butland kembali dipaksa bekerja keras menepis tembakan Carlos Forbes saat pertahanan Gers kembali porak poranda.
Tertinggal 0-3 saat turun minum membuat para pendukung Rangers terpukul. Namun asa sempat muncul ketika Danilo berhasil mencetak gol balasan setelah menyambut umpan tarik dari Meghoma.
Brugge kembali meningkatkan tekanan di babak kedua, menciptakan sejumlah peluang lewat tendangan sudut. Butland sempat menggagalkan peluang emas dari Joel Ordóñez, sementara tembakan mendatar Gassama meleset tipis dari tiang jauh.
Pada menit ke-78, Gassama sempat membobol gawang Brugge. Namun, setelah tinjauan VAR, wasit asal Prancis Francois Letexier menganulir gol tersebut karena Simon Mignolet telah menguasai bola lebih dulu dengan tangannya.
Meski tampil lebih baik di babak kedua, Rangers tetap gagal mengejar defisit gol. Performa buruk selama 20 menit awal menjadi sorotan, dan pelatih Philippe Clement harus segera mencari solusi jelang leg kedua yang akan berlangsung di Ibrox pekan depan.
Dengan kekalahan ini, melansir ESPN, peluang Rangers untuk lolos ke fase grup Liga Champions makin berat, dan tekanan pun kini tertuju pada sang manajer dan para pemain kunci yang tampil di bawah ekspektasi.(maq)








