Luis Enrique Lolos dari Hukuman, Siap Dampingi PSG Hadapi Tottenham di Italia

Luis Enrique terlibat dalam keributan dengan pemain Chelsea, Pedro. Foto: MetroSports

edisiana.com – Luis Enrique dipastikan lolos dari hukuman dan akan mendampingi klubnya, Paris Saint-Germain, dalam laga penting melawan juara Liga Europa, Tottenham Hotspur, yang digelar di Italia pada Rabu malam, 13 Agustus 2025.

Sebelumnya, FIFA meluncurkan penyelidikan atas insiden kontroversial yang terjadi di akhir laga final Piala Dunia Antarklub bulan lalu, yang mempertemukan PSG dan Chelsea dalam pertandingan yang berlangsung panas dan menegangkan.

Dalam insiden tersebut, Enrique terekam kamera diduga menampar wajah salah satu pemain Brasil, Pedro, yang kemudian terjatuh ke tanah. Meskipun begitu, penyelidikan FIFA tidak menghasilkan sanksi terhadap pelatih asal Spanyol tersebut.

BACA JUGA:  Mantra Jose Mourinho

Hal ini berarti, menurut Daily Mail, mantan pelatih Barcelona itu tetap diizinkan berada di area teknis seperti biasa saat PSG, juara Liga Champions musim lalu, berhadapan dengan Spurs dalam laga bergengsi antar juara Eropa.

Tamparan Enrique menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam pertandingan yang juga diwarnai kartu merah untuk Joao Neves. Gelandang PSG itu diusir keluar lapangan usai menarik rambut bek Chelsea, Marc Cucurella.

BACA JUGA:  City vs Fulham, Laga Pep yang ke-700

Keributan memuncak setelah peluit akhir dibunyikan, ketika pemain dan staf dari kedua tim terlibat dalam perkelahian di pinggir lapangan.

Dalam kekacauan tersebut, Enrique terlihat melakukan kontak fisik dengan Pedro — yang oleh sebagian pihak disebut sebagai tamparan — hingga membuat sang pemain terjatuh dengan keras. Saat itu, kiper PSG Gianluigi Donnarumma juga berada di dekat lokasi kejadian.

Meski insiden tersebut menimbulkan kontroversi luas, FIFA tampaknya tidak menemukan cukup bukti untuk menjatuhkan sanksi kepada Enrique, yang kini siap memimpin PSG dalam laga puncak melawan Tottenham.(maq)