Final Piala Dunia Antarklub: Sejarah Berpihak ke PSG daripada Chelsea

Fabián Ruiz merayakan golnya untuk PSG. Foto: via ESPN

edisiana.com – Juara Eropa Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Chelsea di final Piala Dunia Antarklub yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, akhir pekan ini. Duel ini menjadi pertarungan dua raksasa Eropa, meski sejarah lebih berpihak kepada PSG.

Menukil Sport Mole The Blues belum pernah mencatat kemenangan atas PSG dalam pertemuan sebelumnya, termasuk ketika klub asal Prancis itu menyingkirkan mereka dari Liga Champions pada tahun 2015 dan 2016. Kini, PSG datang dengan ambisi besar untuk menambah penderitaan Chelsea dan mengoleksi trofi keempat mereka hanya dalam tiga bulan terakhir.

Di bawah panasnya cuaca musim panas Amerika, PSG tampil meyakinkan dengan permainan kombinasi cepat dan tekanan tinggi yang membuat mereka difavoritkan untuk meraih kemenangan.

BACA JUGA:  Skotlandia Dipermalukan Islandia 3-1 Jelang Piala Dunia

“Kami dalam jalur yang tepat untuk terus mencatat sejarah,” ujar pelatih Luis Enrique dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Namun, PSG tetap harus mengatasi absennya dua pemain belakang mereka, Willian Pacho dan Lucas Hernandez, yang terkena sanksi larangan bermain akibat kartu merah di perempat final. Lucas Beraldo diperkirakan akan kembali mengisi lini belakang bersama kapten Marquinhos, sementara susunan pemain lainnya kemungkinan besar tidak akan banyak berubah.

Ousmane Dembélé, kandidat Ballon d’Or, diprediksi akan menjadi tumpuan utama di lini depan setelah pulih dari cedera yang sempat membatasi menit bermainnya di turnamen ini.

Ia akan memimpin trisula penyerang bersama pemain-pemain yang telah lama bermain bersamanya.

BACA JUGA:  Salah Lagi-Lagi! Mesir Menang, Tiket Sistem Gugur di Tangan

Chelsea Dihantui Masalah Kebugaran

Di sisi lain, Chelsea datang dengan status underdog, namun sedikit kepercayaan diri muncul setelah Moises Caicedo pulih dari cedera pergelangan kaki dan telah kembali berlatih penuh.

Namun, pelatih baru Enzo Maresca kemungkinan besar masih belum bisa menurunkan skuad terbaiknya. Dario Essugo dan Romeo Lavia masih berkutat dengan masalah otot.

Sedangkan Benoît Badiashile diragukan tampil. Pemain anyar Jamie Bynoe-Gittens dan Estevão tidak memenuhi syarat tampil, namun Liam Delap sudah bisa kembali bermain setelah menyelesaikan masa skorsing.

“Kami tahu ini laga besar. PSG tim yang komplet, tapi kami akan bertarung habis-habisan,” kata Maresca.

BACA JUGA:  Madrid Gagal Ambil Tahta, Bellingham Cedera Pula

Final ini bukan hanya tentang perebutan gelar dunia, tetapi juga tentang harga diri dua klub dengan ambisi dan sejarah besar. PSG punya peluang menambah koleksi gelar, sementara Chelsea berusaha menepis keraguan dan membuktikan diri di panggung internasional.(maq)