Valentino Rossi dan Marc Márquez: Dua Legenda, Satu Tujuan yang Dikejar

Valentino Rossi dan Marc Márquez. Foto: via Mundo Deportivo

edisiana.com – Valentino Rossi dan Marc Márquez tidak diragukan lagi merupakan dua sosok paling ikonik dalam sejarah balap sepeda motor. Kini, pembalap asal Cervera itu berpeluang menyamai rekor Rossi dengan meraih gelar juara dunia kesembilannya pada musim 2025.

Dominasi Márquez sepanjang musim ini sungguh luar biasa. Pertanyaan besarnya kini adalah: adakah pembalap lain yang memiliki kemampuan cukup untuk menghentikan laju sang juara?

Francesco Bagnaia awalnya diharapkan menjadi penantang utama. Namun, pada pertengahan musim, ia sudah tertinggal hingga 130 poin. Jelas, ia belum mampu menyamai level Márquez musim ini.

BACA JUGA:  Pemain Arsenal Pindah ke Fulham dengan Mahar 34 Juta Poundsterling

Nama Pedro Acosta pun mulai mencuat. Banyak pihak percaya bahwa pembalap muda asal Murcia itu adalah “yang terpilih” untuk menantang dominasi Marc. Namun, masa depannya masih diliputi tanda tanya, terutama mengenai bagaimana kiprahnya bersama Ducati nantinya.

Mantan manajer MotoGP, Carlo Pernat, mengungkapkan bahwa tim milik Valentino Rossi—PT. Pertamina Enduro VR46—siap membuka pintu bagi Acosta. Namun, perlu dicatat bahwa Acosta masih terikat kontrak dengan KTM hingga 2026.

BACA JUGA:  Newcastle Merugi 150 Juta Poundsterling, Sejumlah Talenta Mau Dijual

“Kontraknya tidak mudah untuk dibatalkan. Saya ulangi: kita lihat saja apa langkah KTM ke depannya karena situasinya sangat kompleks. Saya yakin Pedro akan melakukan apa saja untuk bisa bergabung dengan Ducati,” ujar Pernat seperti dilansir Mundo Deportivo pada Selasa ini.

Dengan keyakinan yang sama, baik Ducati maupun Valentino Rossi diyakini akan menyambut Acosta dengan tangan terbuka. “Saya rasa Vale bisa melihat pada diri Pedro Acosta sosok yang dulu ia temui pada Marc Márquez: musuh muda yang datang untuk menggagalkan sang juara besar mencapai sepuluh gelar,” tutup Pernat.(maq)