edisiana.com – Badan pengawas keuangan klub sepak bola profesional Prancis, DNGC, resmi menjatuhkan sanksi degradasi ke Ligue 2 kepada Olympique Lyonnais (Lyon) akibat kondisi keuangan klub yang dinilai buruk.
Keputusan tersebut diambil usai pertemuan antara pejabat Lyon, termasuk pemilik klub John Textor, dengan DNGC pada Selasa lalu. Namun, upaya Lyon untuk meyakinkan bahwa situasi keuangan mereka telah membaik gagal membuahkan hasil.
Melansir BBC pada hari ini, masalah keuangan Lyon bukan hal baru. Pada Oktober tahun lalu, Eagle Football Group milik Textor—yang menguasai 77 persen saham klub—mengumumkan utang mencapai £422 juta.
Melalui pernyataan resminya, pihak Lyon menyebut keputusan DNGC sebagai hal yang “tidak dapat dipahami” dan menyatakan akan segera mengajukan banding terhadap sanksi tersebut.
Degradasi ini juga berpotensi memengaruhi nasib klub lain milik Textor, termasuk Crystal Palace di Inggris. Partisipasi Palace di kompetisi Eropa musim depan kini diragukan karena regulasi UEFA melarang dua klub dengan kepemilikan yang sama tampil dalam kompetisi Eropa yang sama.
Meskipun Textor telah menyetujui kesepakatan untuk menjual 43 persen sahamnya di Crystal Palace pada hari Senin, struktur kepemilikan multi-klub ini masih menjadi sorotan dan bisa berdampak pada izin partisipasi klub di level Eropa.(maq)










