edisiana.com – Pertandingan seru terjadi di Stadion Hard Rock, Miami, Selasa pagi waktu setempat, saat Boca Juniors bermain imbang 2-2 melawan Benfica dalam laga pembuka Piala Dunia Antarklub. Laga ini turut disaksikan langsung oleh megabintang Lionel Messi, yang hadir di tribun sebagai penonton istimewa.
Boca tampil mengejutkan meski lawan mereka lebih diunggulkan. Klub asal Argentina itu membuka keunggulan pada menit ke-21 lewat Miguel Merentiel yang menyambar umpan silang mendatar dari Lautaro Blanco. Gol tersebut disambut dengan selebrasi meriah dari para pendukung Boca.
Enam menit berselang, Boca menggandakan skor. Kali ini giliran Rodrigo Battaglia yang mencetak gol lewat sundulan, membuat Benfica tertinggal dua gol meski mereka mendominasi penguasaan bola sejak awal.
Namun Benfica tak tinggal diam. Nicolás Otamendi dijatuhkan di kotak penalti, dan setelah tinjauan VAR, wasit menunjuk titik putih. Ángel Di María dengan tenang mengecoh kiper dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 menjelang turun minum.
Di akhir babak pertama, tensi meningkat. Ander Herrera, mantan gelandang Manchester United yang kini membela Boca, terpaksa ditarik keluar karena cedera. Namun ia tetap mendapat kartu merah meski sudah berada di bangku cadangan, usai memprotes keputusan VAR secara berlebihan.
Petaka menimpa Benfica di menit ke-70 ketika Andrea Belotti mendapat kartu merah langsung akibat insiden keras—menendang bagian belakang kepala Ayrton Costa. Ini menjadi kartu merah pertama sepanjang karier striker berusia 31 tahun itu.
Meski harus bermain dengan 10 pemain, Benfica berhasil menyamakan kedudukan enam menit sebelum laga usai. Nicolás Otamendi menebus kesalahannya dengan mencetak gol melalui sundulan keras—gol ketujuhnya musim ini yang dicetak lewat kepala.
Hasil imbang ini , melansir ESPN, menjaga peluang Boca Juniors, sang juara enam kali Copa Libertadores, untuk lolos ke fase gugur.
Kehadiran mereka di turnamen ini diyakini menjadi dorongan besar dari sisi atmosfer, terutama dengan dukungan luar biasa dari penggemar Amerika Selatan yang memenuhi stadion.(maq)









