Kevin De Bruyne Ucapkan Salam Perpisahan, Guardiola Menangis Terharu

Pendukung City membentangkan poster besar untuk Kevin De Bruyne yang akan meninggalkan klubnya musim ini. Foto: via Mirror

edisiana.com – Kevin De Bruyne secara resmi mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Manchester City di Stadion Etihad, menandai akhir dari satu dekade pengabdian penuh prestasi.

Momen perpisahan ini terasa emosional, terlebih saat manajer Pep Guardiola tak kuasa menahan air mata ketika diumumkan bahwa sebuah patung akan dibangun untuk menghormati sang maestro asal Belgia.

Dalam laga terakhirnya di Etihad, De Bruyne tampil selama 70 menit saat City mengalahkan Bournemouth 3-1. Meski gagal mencetak gol, ia tetap disambut bak pahlawan. Sorakan meriah menggema di stadion, dengan para suporter bangkit berdiri dan menyebut namanya ketika ia ditarik keluar lapangan.

BACA JUGA:  Hotspurs Beli Bek Muda dari Middlesbrough

Setelah pertandingan, De Bruyne keluar bersama keluarga dan ketiga anaknya, menerima penghormatan dari ribuan penggemar yang tetap bertahan di stadion. Sebuah montase penghormatan dari berbagai tokoh klub diputar di layar besar, membuat Guardiola tampak emosional dan menitikkan air mata.

“Manchester adalah rumah. Anak-anak saya lahir di sini. Saya datang bersama istri saya dan tidak menyangka akan bertahan selama sepuluh tahun, serta meraih semua pencapaian ini. Kami telah memenangkan segalanya, membuat klub ini tumbuh besar. Sekarang, giliran generasi berikutnya,” ucap De Bruyne seperti dikutip dari Mirror pada Rabu ini.

BACA JUGA:  Rooney Pede, Ingin Melatih Manchester United

“Sejak awal mereka sudah sangat ramah, tapi melihat stadion penuh mendukung saya dan keluarga adalah hal yang luar biasa. Siapa yang menyangka 50.000 orang akan bertahan untuk mengucapkan selamat tinggal? Itu tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Terima kasih banyak,” lanjutnya penuh haru.

Selama membela Manchester City, De Bruyne telah mempersembahkan enam gelar Liga Primer dan satu trofi Liga Champions pada 2023. Ia juga dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA, termasuk secara berturut-turut.

Meski telah menutup lembaran di Etihad, masa depan De Bruyne masih menjadi sorotan. Ia belum menutup kemungkinan untuk tetap bermain di Eropa atau bahkan tetap di Liga Primer. Awalnya sempat dirumorkan akan pindah ke MLS, namun sang playmaker menegaskan keinginannya untuk terus bermain di level tertinggi.(maq)