edisiana.com – Pep Guardiola bingung mengapa dia tidak bisa mengangkat pemain Manchester City dari keterpurukan. Mereka menjamu West Ham nanti malam untuk mengamankan kemenangan beruntun.
Hal ini tidak masuk akal bagi tim yang telah mengantongi empat gelar Premier League berturut-turut. Tapi kemenangan 2-0 atas Leicester pada hari Minggu pekan lalu hanyalah kemenangan kedua dalam 14 pertandingan. Sebagai sebuah tanda seberapa jauh mereka telah terpuruk.
Guardiola berharap ini menjadi titik balik setelah penampilan buruk mereka. Tapi dia juga tidak naif.
Di tengah kejatuhan yang mengkhawatirkan, pelatih asal Catalan ini harus melakukan sejumlah keputusan besar pada pemain-pemain setia dan berbakat.
Seperti Kevin De Bruyne dan Kyle Walker, yang telah membantunya mengamankan 18 trofi yang menakjubkan.
“Saya sangat jujur pada diri saya sendiri. Saya tahu alasan mengapa kami tiba dan alasan utama adalah saya. Bukan para pemainnya,” ucap Guardiola dinukil dari Mirror pada Sabtu ini.
“Saya seharusnya bisa menemukannya dan itu tidak terjadi dan itulah mengapa kami berada di posisi ini,” imbuhnya.
Dia menambahkan, harus menyalahkan dirinya dan bukan pemain dalam performa terburuk ini.
“Saya memimpin kelompok pemain itu dan saya tidak bisa mengangkat mereka sejauh ini. Inilah kenyataannya. Kenapa dulu mereka mengikuti saya, mereka bisa mendapatkan hasil,” tutupnya.(maq)










