edisiana.com – Si bocil Endrick mencetak gol pertamanya di Liga Champions dari jarak jauh meski Vinícius Júnior dan Kylian Mbappé sebagai pilihan umpan terbaik.
Gol Endrick pada menit ke-95 memastikan kemenangan Madrid atas Stuttgart dengan skor 3-1 di Santiago Bernabéu.
Mbappé membuka skor, Deniz Undav menyamakan kedudukan bagi tim tamu, dan Antonio Rüdiger kembali membawa Madrid unggul.
Pemain Brasil itu , dalam serangan balik, seharusnya bisa memberikan umpan kepada Vinícius atau Mbappé. Sebab keduanya tidak terkawal.
Tapi ia malah memilih untuk melepaskan tembakan dari jarak jauh, mengecoh kiper Alexander Nübel dan menjadi pencetak gol termuda Madrid di Liga Champions dalam sejarah tim.
“Dia punya nyali! Dia yakin akan mencetak gol. Dia mencoba solusi yang paling sulit, tetapi hasilnya bagus,” kata Ancelotti dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Jika dia gagal, mereka [Vinicius dan Mbappé] akan membunuhnya!” kata rekan setimnya Thibaut Courtois .
“Tetapi jika dia memiliki kepercayaan diri untuk menembak, dia memiliki tembakan yang sangat kuat. Jika dia mencetak gol, semua orang akan diam! Dia anak yang sangat berkualitas. Itu menunjukkan kepribadiannya,” tambahnya menjelaskan.
Mbappé mencetak gol hanya 22 detik setelah babak kedua dimulai untuk gol pertamanya di Liga Champions bersama Madrid.
Saat tuan rumah mencetak gol langsung sejak kick off. Kapten Prancis itu kini telah mencetak lima gol dalam tujuh pertandingan untuk Madrid.
“Saya tahu saya akan berbuat lebih banyak. Di setiap pertandingan, saya merasa lebih baik,” ujar Mbappe.(maq)











