edisiana.com – Andoni Iraola mengaku Bournemouth kesulitan untuk menghadapi Chelsea karena banyaknya pemain menyerang di tim asuhan Enzo Maresca.
Chelsea, yang bermain imbang 1-1 di kandang sendiri melawan Crystal Palace sebelum jeda internasional, melanjutkan kampanye Liga Primer mereka dengan perjalanan ke Bournemouth pada hari Sabtu malam nanti.
Dan Bournemouth melakukan kebangkitan gemilang dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Everton 3-2 di Goodison Park dalam pertandingan terakhir mereka.
Maresca bisa memberikan debut kepada Jadon Sancho, yang bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United. Sedangkan Cole Palmer diperkirakan akan menjadi starter setelah absen pada jeda internasional karena cedera ringan.
Joao Felix, Pedro Neto, Noni Madueke, Nicolas Jackson, Christopher Nkunku dan Mykhailo Mudryk juga berusaha menjadi bagian dari barisan penyerang Maresca.
Ketika ditanya seberapa sulit mempersiapkan timnya menghadapi Chelsea karena pilihan menyerang mereka, Iraola menjawab: ‘
Bagi saya itu sangat sulit. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit bagi kami, secara taktis, karena mereka memiliki banyak cara berbeda untuk melakukan sesuatu yang terlihat sama,” terang Iraola dinukil dari MetroSports pada Sabtu ini.
“Tapi tergantung pada pemain yang mereka gunakan dan, itu banyak berubah, cara kami bertahan, jadi kami harus mempersiapkan banyak hal,” tambahnya.
Dengan banyak pemain pilihan di skuad Chelsea sudah pasti gampang mengganti taktik. Sehingga menyulitkan pihak lawannya.
“Kami punya banyak waktu untuk menganalisis permainan mereka tetapi yang pasti mereka punya hal lain yang siap, perubahan lain dan kami harus beradaptasi selama pertandingan,” tutur Iraola.
‘Staf pelatih sudah merampungkan segalanya, dan tidak ingin mereka menghabiskan dua jam menonton video. Jadi kami mencoba melakukan yang terbaik yang kami bisa dan kita lihat besok apakah hasilnya cukup baik,” pungkasnya.(maq)











