Polandia, Negara Pertama yang Tersingkir dari Euro

Robert Lewandowski saat di ajang Euro. Foto: via ESPN

edisiana.com – Polandia tersingkir dari Euro 2024 usai kalah dari Austria 3-1 di Berlin pada Jumat tengah malam. Hal ini diperkuat dengan hasil imbang Prancis dengan Belanda 0-0 pada dinihari tadi.

Polandia membutuhkan kekalahan Prancis melawan Belanda agar memiliki peluang untuk tetap lolos ke babak 16 besar. Tapi hasil imbang berarti mereka menjadi tim pertama yang tersingkir dari kompetisi tersebut.

Namun, berbicara sebelum nasib Polandia dipastikan, Michal Probierz berjanji tim bisa bermain lebih agresif saat menghadapi Prancis di pertandingan terakhir grup pada Selasa pekan depan di Dortmund.

“Bagi kami ini masih sebuah perjalanan, dan bagi kami, kami memainkan sepak bola yang sangat bagus,” kata manajer Polandia Michal Probierz dinukil dari ESPN pada Sabtu ini.

BACA JUGA:  Operasional Terminal Batam Center Normal, Kedatangan Tercatat 4 Ribu Orang

Sementara itu Lewandowski, yang absen di pertandingan pembuka grup karena cedera, membuat penonton bersorak. Saat ia masuk pada menit ke-60.

Pemain Barcelona itu melegakan para penggemar yang bertanya-tanya apakah ia akan bermain penuh selama 90 menit.

Namun, kehadirannya di lapangan gagal membawa kemenangan bagi tim. Polandia memasuki babak pertama dengan skor imbang. Austria membuka gol pada menit kesembilan, sebelum striker Krzysztof Piatek menyamakan kedudukan pada menit ke-30.

Butuh waktu kurang dari tujuh menit setelah Lewandowski masuk, pemain Austria  Christoph Baumgartner mencetak gol kedua. Lalu diikuti oleh penalti Marko Arnautovic 12 menit kemudian.

BACA JUGA:  Duo Manchester Berebut Carlos Baleba, Brighton Patok Harga £104 Juta

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat intensif, dan kami memutuskan bersama tim medis, dan Lewandowski sendiri, bahwa dia tidak akan bermain sejak menit pertama,” jawab  Michal Probierz usai pertandingan.

“Kami berharap bisa menembus pertahanan Austria di babak kedua, sayang kami tidak mencetak gol,” tambahnya.

Manajer Austria, Ralf Rangnick, sangat senang dengan penampilan timnya yang membuat mereka tetap bersaing untuk mendapatkan tempat di babak sistem gugur.

“Dua puluh  menit pertama mungkin sempurna bagi kami. Di babak kedua kami sepenuhnya mengendalikan pertandingan,” kata mantan pelatih Manchester United itu.

BACA JUGA:  Pisilli Menyala di Olimpico, Roma Tekuk Stuttgart dan Intip Tiket 16 Besar

Rangnick secara khusus memuji Baumgartner, yang langsung berlari ke arah pelatihnya untuk memeluknya setelah mencetak gol kedua Austria.

“Saya mengatakan kepadanya di babak pertama bahwa dia adalah pemain yang sangat penting dan dia bisa membuat perbedaan,” tutup Rangnick.(maq)