Bola  

Rossi: Wasit Pakai Standar Ganda Saat Jerman Menang

Jamal Musiala mencetak satu gol untuk timnas Jerman. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Meskipun hanya sedikit orang yang bertaruh melawan tim tuan rumah, ini sebenarnya adalah kemenangan kompetitif pertama Jerman atas Hongaria sejak final Piala Dunia 1954. Para penggemar kini akan bermimpi untuk menyaksikan kemenangan Piala Eropa keempatnya.

“Kami menjadi lebih baik, namun seiring dengan kemajuan kami. Kami harus mengatasi beberapa masalah,” kata kapten Jerman Gündogan seperti dilansir ESPN pada Kamis, 20 Juni.

“Itulah yang ditunjukkan pertandingan ini hari ini, terutama di babak pertama, tapi itulah turnamennya — Anda bisa bertahan dalam situasi seperti itu. Kami bertahan dan kemudian membalas,” terang mantan pemain Manchester City itu menambahkan.

BACA JUGA:  Ojo Dibanding-bandingke Yamal Karo Messi

“Saya ingin tetap bersabar, untuk menyelesaikan tugas saya tanpa menganggap diri saya terlalu serius. Semakin sering berlatih bersama, semakin baik pula perasaan rekan satu tim. Dan menjadi lebih baik dengan para pemain di sekitar saya,” sambung gelandang Barcelona itu.

Pelatih Hongaria Marco Rossi mengakui Jerman adalah tim yang lebih baik pada pertandingan itu. Tapi ia mencerca beberapa keputusan wasit yang membuat harapan timnya untuk lolos berada di ujung tanduk.

BACA JUGA:  Duel El Clasico Madrid Tanpa Bintang Utama Kylian Mbappe

“Wasit menggunakan standar ganda, karena di babak pertama wasit mengizinkan gol setelah mendorong Orban, dan di babak kedua dalam situasi serupa dengan [Pemain Jerman Robert] Andrich, wasit meniup peluit pelanggaran,” kata Rossi.

“Jadi kami perlu menggunakan satu standar saja, bukan standar ganda. Dari sudut pandang saya, Jerman pasti akan menang, mereka lebih kuat dari kami dan mereka akan tetap menang. Karena wasitnya adalah yang terburuk di lapangan,” kritiknya.

BACA JUGA:  Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Desakan Ganti Ancelotti dengan Guardiola Menguat

“Dan saya tidak memerlukan bantuan wasit, khususnya melawan tim seperti Hongaria,” imbuh Rossi.(maq)