edisiana.com – Perusahaan ekuitas swasta AS 777 Partners batal membeli Everton dengan tenggat waktu yang sudah ditentukan. Padahal Farhad Moshiri, pemilik mayoritas klub, telah mencapai kesepakatan dengan 777 pada September lalu untuk menjual 94,1 persen sahamnya.
Sesuai kesepakatan mereka akan menyelesaikan pembelian saham dari Blue Heaven Holdings Ltd. milik Moshiri. Tapi, 777 kini telah melewati tenggat waktu untuk menyelesaikan kesepakatan.
Everton pada Sabtu kemarin sudah mengumumkan akan mencari pembeli atau mitra keuangan baru secepat mungkin.
“Everton Football Club ingin memberikan informasi terkini kepada seluruh pemangku kepentingan, dan khususnya pendukungnya,” kata klub dalam sebuah pernyataan seperti dilansir ESPN.
“Perjanjian antara 777 Partners dan Blue Heaven Holdings Limited untuk jual beli kepemilikan saham mayoritas di Klub telah berakhir hari ini, (Sabtu, 1 Juni),” terang Everton.
Dalam laporan itu, menyebutkan Dewan Direksi Klub mengakui besarnya dukungan finansial yang diberikan 777 Mitra kepada Klub selama beberapa bulan terakhir dan ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka atas hal ini.
“Klub akan terus beroperasi seperti biasa, sambil bekerja sama dengan Blue Heaven Holdings untuk menilai semua opsi kepemilikan Klub di masa depan,” tegas Everton dalam pernyataannya.
Everton menghindari degradasi ke Kejuaraan EFL musim ini, meskipun ada pengurangan dua poin terpisah oleh Liga Premier karena melanggar aturan keuntungan dan keberlanjutan.
Everton berusaha mendapatkan dukungan finansial baru untuk menjaga masa depan klub. Tapi perusahaan 777 gagal memenuhi kesepakatan sesuai waktu yang sudah ditentukan.(maq)










