edisiana.com – Tyson Fury dijatuhi hukuman larangan bertinju selama satu minggu menyusul kekalahannya dari Oleksandr Usyk akhir pekan lalu.
Raja Gipsi menderita kekalahan profesional pertamanya di tangan Oleksandr Usyk pada hari Sabtu pekan lalu di Arab Saudi. Dia, kalah dalam keputusan terpisah setelah juri menilai pertarungan tersebut 115-112, 113-114, 114-113.
Artinya, Usyk menjadi petinju pertama sejak Lennox Lewis pada 1999 yang menyatukan divisi kelas berat setelah merebut gelar WBC dari Fury, ditambah gelar WBA (Super), WBO, IBF, dan IBO miliknya.
Petinju Inggris itu hanya menderita luka dan memar akibat kontes brutal 12 ronde itu. Sementara Usyk, yang harus dilarikan ke rumah sakit usai pertarungan karena takut patah rahang. Dan, tidak diperbolehkan bertanding hingga 2 Juni.
Fury dan Usyk akan menjalankannya kembali akhir tahun ini dengan promotor Frank Warren mengonfirmasi niat petarungnya untuk mengaktifkan klausul pertandingan ulangnya.
“Akan ada pertandingan ulang. Saya pikir ini akan lebih baik daripada pertarungan aslinya,” ujar Warren dikutip dari Daylimail pada Sabtu ini.(maq)










