Bola  

Kini Giliran Antony Ribut Sama Ten Hag

Ten Hag berencana akan menurunkan Antony. Foto: Getty

edisiana.com – Manajer Erik Ten Hag telah banyak membuat perselisihan dengan pemain. Kini kabarnya pelatih itu pun lagi bertengkar dengan Antony.

Sejak masuk ke Old Trafford, Ten Hag telah banyak polemik. Mulai pertengkaran dengan Cristiano Ronaldo, Jadon Sancho, Martial, Varane, Harry Maguire, dan kali ini dengan Antony.

Akibatnya,  Antony tidak dimasukkan dalam skuad untuk pertandingan melawan Bournemouth. Antony absen di Vitality Stadium pada hari Sabtu saat United bermain imbang 2-2.

Namun melansir ESPN menyebutkan klub tidak senang dengan spekulasi bahwa pemain sayap Brasil itu absen karena perselisihan dengan Ten Hag mengenai waktu bermainnya.

BACA JUGA:  Dortmund Hajar Freiburg 4-1 dan Stuttgart Libas Bochum 4-0

Sumber United menegaskan dia tidak dapat berpartisipasi melawan Bournemouth karena cedera yang didapatnya saat latihan pada hari Jumat. Artinya dia tidak dapat menyelesaikan sesi tersebut.

Sumber yang dekat dengan Antony mengatakan masalahnya tidak serius dan pemain berusia 24 tahun itu bisa pulih tepat waktu untuk menghadapi Coventry di semifinal Piala FA pada hari Minggu.

Sementara itu, bek Diogo Dalot  mengisyaratkan bahwa masalah pertahanan United adalah karena mereka mengambil terlalu banyak risiko.

BACA JUGA:  Grealish Dapat Tugas Penting dari Pep di Semifinal FA

Tim Ten Hag telah kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan terakhir mereka dan menghadapi 20 tembakan melawan Bournemouth. 

Liverpool melepaskan 28 tembakan saat bermain imbang 2-2 di Old Trafford dan Chelsea juga melepaskan 28 tembakan saat menang 4-3 atas United di Stamford Bridge.

“Mungkin kami mengambil terlalu banyak risiko. Terkadang kesenjangan antara pertahanan dan lini tengah terlalu besar, itulah sebabnya kami terkadang terlalu sering melakukan serangan balik dan kebobolan terlalu banyak,” kata Dalot usai hasil imbang melawan Bournemouth.

BACA JUGA:  Ternyata Ini Alasan Ten Hag Tidak Bisa Jual Ronaldo

“Namun secara keseluruhan kami berharap dapat menjadikan ini sebagai proses pembelajaran dan berusaha menjadi lebih baik,” pungkasnya.(maq)