Leverkusen Raih Gelar Pertama Bundesliga dari 120 Tahun

Xabi Alonso mengangkat trofi Bundesliga yang pertama dimenangkan Bayer Leverkusen. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Xabi Alonso memecahkan sejarah memperoleh gelar pertama Bayer Leverkusen sejak 120 tahun silam di BayArena pada Minggu malam, 15 April 2024.

Kendati masih tersisa lima pertandingan lagi. Tapi Leverkusen memimpin 16 poin setelah menaklukkan Werder Bremen pada Ahad malam.

Tuan rumah dengan mudah menaklukkan Bremen dengan kemenangan 5-0 berkat penalti Victor Boniface, tendangan indah Granit Xhaka, dan hattrick Florian Wirtz.

Kemenangan ini menandai berakhirnya laju 11 gelar berturut-turut Bayern Munich, dan sebuah terobosan bagi Leverkusen setelah mereka nyaris meraihnya pada tahun 2000 dan 2002.

“Ini adalah momen yang sangat spesial bagi klub. Setelah 120 tahun mengikuti kompetisi ini, menjuarai Bundesliga untuk pertama kalinya adalah sesuatu yang luar biasa,” kata Alonso dengan gembira dikutip dari ESPN pada Senin ini.

BACA JUGA:  Lionel Messi Dikabarkan akan Hengkang ke Klub Arab Saudi, Al Hilal

“Saya sangat bangga dengan mereka semua. Bagi saya, suatu kehormatan bisa bekerja di sini. Akhirnya, kami dapat mengatakan Bayer Leverkusen adalah juara Jerman,” imbuhnya menegaskan.

Dan ini, ia melanjutkan upaya yang sepenuhnya diraih oleh tim, oleh klub, oleh para penggemar. “Jadi kami adalah hasil kerja keras selama bertahun-tahun. Ini adalah momen untuk dinikmati dan sukses besar bagi klub ini. Gelar pertama selalu spesial bagi semua orang. Jadi menjadi bagian dari sejarah ini terasa luar biasa,” tutur dia.

BACA JUGA:  Bayern -Dortmund Imbang, Kane Cedera

Pada pertandingan menjamu Bremen sempat terganggu. Para penggemar memyerbu lapangan dua kali dalam 10 menit terakhir. Invasi kecil pertama terjadi setelah gol kedua Wirtz, dan gol keempat Leverkusen, pada menit ke-83.

Alonso dan para pemain memberi isyarat kembali kepada pendukungnya. Ketika Wirtz mencetak gol ketiga dan kelimanya pada menit ke-89, invasi semakin besar. Wasit menunggu menit ke-90 dan dengan fans masih berada di lapangan, meniupnya hingga penuh.

“Para penggemarnya luar biasa. Mereka berbaris sepanjang jalan menuju stadion. Kami dapat melihat mereka menginginkan ini dan kami membicarakannya di ruang ganti, bahwa kami ingin mengubah energi mereka ke lapangan. Dan lagi-lagi para pemain memberikan kontribusi dan bagi saya itu istimewa,” terang Alonso.(maq)