edisiana.com – Erik ten Hag masih belum putus asa untuk finis di empat besar musim ini. Padahal Manchester United semakin tertinggal dari Aston Villa dan Tottenham.
Spurs bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Luton Town sebelum Villa mengalahkan Wolves. Dan menempatkan mereka masing-masing unggul sembilan dan 12 poin dari United sebelum Setan Merah menghadapi Brentford pada kick-off Sabtu malam.
Meskipun menjadi yang terbaik kedua sepanjang pertandingan dan kebobolan sebanyak 31 tembakan. Dan United mengira mereka telah melakukan salah satu pukulan telak paling menakjubkan di Premier League.
Saat pemain pengganti Mason Mount mencetak gol di masa tambahan waktu, namun Kristoffer Ajer langsung membalas. Dengan mengamankan hasil imbang 1-1.
United cukup beruntung bisa lolos dengan satu poin. Ten Hag merasa ini bisa menjadi hasil yang berharga di akhir musim dalam perebutan tempat di Liga Champions.
“Masih banyak pertandingan tersisa.Tetapi, tentu saja, poinnya akan lebih mahal pada akhirnya dan seharusnya menjadi tiga poin,” ujar Ten Hag dikutip dari MetroSports pada hari ini.
‘Tetapi sekarang ini hanya satu, pada akhirnya itu bisa menjadi sebuah poin besar pada akhirnya,” imbuhnya.
Dari statistik pertandingan, selain mendapatkan 31 tembakan melawan Brentford, United juga kehilangan 85 sentuhan di kotak penalti mereka sendiri.
“Kami harus konsisten dalam cara kami menghadapi pertandingan, dan menjalani pertandingan, serta tampil dan menunjukkan lebih banyak agresivitas khususnya,” jelasnya.(maq)











