edisiana.com – Arsenal akan menghadapi jadwal padat pasca jeda internasional bulan ini. Dalam waktu sebulan menjalani 10 pertandingan.
Pasukan Mikel Arteta berada di puncak klasemen berkat delapan kemenangan berturut-turut. Dan menjadi pencapaian fantastis yang berpuncak pada kemenangan dramatis atas Brentford dua minggu lalu.
Kembalinya kebugaran Jurrien Timber, Thomas Partey, Fabio Vieira dan Takehiro Tomiyasu merupakan dorongan besar bagi Arteta, untuk merotasi skuadnya lebih dari biasanya selama beberapa minggu mendatang. Sayang pemain andalannya Saka kembali cedera.
Arsenal pada Minggu depan melawan Manchester City di Etihad yang mengawali rangkaian 10 pertandingan yang menakutkan. Akankah terjegal Arsenal?
Selepas itu akan menjamu Luton tiga hari setelah perjalanan dari Etihad. Lalu menuju ke pantai selatan untuk pertandingan di Brighton pada Sabtu malam.
Dan menjamu Bayern pada 9 April dengan leg kedua delapan hari kemudian, di mana Arsenal akan menghadapi Aston Villa di Emirates.
Jika Arsenal lolos ke semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2009. Mereka akan bertemu City atau Real Madrid. Kemudian menghadapi prospek empat pertandingan lagi dalam kurun waktu 10 hari antara 20 April dan 30 April.
Arsenal seharusnya bermain melawan Chelsea akhir pekan lalu tetapi ditunda. Karena The Blues bermain di perempat final Piala FA.
Derby London sekarang akan berlangsung pada 23 April, lima hari sebelum Arsenal bertandang ke kandang rival lokal mereka Tottenham. Tim Ange Postecoglou ini kemungkinan akan mendapatkan keuntungan dari istirahat dua minggu.
Arteta menegaskan dia tidak khawatir dengan prospek istirahat panjang sebelum Aprill yang sangat padat.
“Kami tahu itu, itu adalah sebuah pilihan dan sekarang kami berencana menggunakan waktu itu sebaik artinya kita akan mengalami periode yang lebih padat di bulan April. Bedanya tiga atau empat hari lagi,” jelas Arteta dinukil dari MetroSports pada hari ini.(maq)









