edisiana.com – Perang kata-kata mulai ditabuh Liverpool menjelang pertandingan penting pada Minggu, 10 Maret.Trent Alexander-Arnold menilai trofi Liverpool lebih berarti daripada milik City.Striker Manchester City Erling Haaland langsung membalas.
Pertengkaran provokatif antara dua tim tersukses Inggris selama lima tahun terakhir telah muncul. Apalagi duel dua tim teratas Liga Premier di Anfield pada hari Minggu bisa menentukan gelar juara.
“Jika dia ingin mengatakan itu, oke. Saya sudah berada di sini selama satu tahun dan memenangkan treble dan itu merupakan perasaan sangat menyenangkan,” kata Haaland dinukil dari ESPN pada hari ini.
” Saya rasa dia tidak tahu persis perasaan itu.Jadi ya, itulah yang saya rasakan musim lalu dan itu cukup menyenangkan,” tambahnya.
Kebahagiaan Manchester City musim lalu tak terhingga. Mereka bisa memecahkan rekor rival tetangga Manchester United. Dengan menyabet gelarLiga Premier, Piala FA, dan Liga Champions.
“Mereka bisa bicara sebanyak yang mereka mau, atau dia bisa bicara sebanyak yang dia mau. Saya tidak tahu kenapa dia melakukan itu?” tanya striker asal Norwegia itu.
City telah memenangkan 14 trofi sejak Pep Guardiola mengambil alih jabatan manajer pada tahun 2016. Bila dibandingkan dengan tujuh trofi yang diraih Liverpool sejak Jurgen Klopp mengambil alih kendali di Anfield masih separuhnya.
Namun dalam wawancara dengan majalah Four Four Two, Alexander-Arnold mengatakan kekuatan belanja pemain kedua tim membuat gelar Liverpool memiliki nilai lebih
“Melihat kembali era ini, meskipun mereka [City] telah memenangkan lebih banyak gelar daripada kami dan mungkin lebih sukses, trofi kami akan lebih berarti bagi kami dan penggemar karena situasi finansial kedua klub,” terangnya.
“Cara kedua klub membangun tim mereka dan cara kami melakukannya, mungkin lebih berarti bagi penggemar kami. Ini sulit. Kami menghadapi mesin yang dirancang untuk menang,” tambahnya.
Liverpool memimpin Man City dengan satu poin dengan 11 pertandingan tersisa menjelang pertandingan hari Minggu. Ini akan menjadi pertemuan terakhir Liga Premier antara kedua klub.
Dan terakhir pula bagi Klopp yang bertanggung jawab terhadap klub setelah dia mengumumkan akan mundur dari perannya di akhir musim.
Pengawasan terhadap pengeluaran City di bawah kepemilikan mereka di Abu Dhabi semakin meningkat. City dituduh 115 pelanggaran peraturan keuangan dari tahun 2009 hingga 2018. Liga Premier pun sudah mengatakan jadwal sidang telah ditetapkan meskipun belum diungkapkan secara terbuka.(maq)
Perang Bintang Antar City dan Liverpool Sudah Ditabuh











