Bola, Seleb  

Rooney Pede, Ingin Melatih Manchester United

Carrick bertemu Rooney dalam suatu pertandingan di Championship yang sama-sama sebagai manajer klub. Foto: Daylimail

edisiana.com – Kendati gagal menangani klub, Wayne Rooney tetap pede. Bahkan dia ingin menjadi manajer Manchester United atau pun Everton.

Wayne Rooney tengah menganggur setelah dipecat oleh Birmingham City pada bulan Januari. Mantan United  itu dipecat hanya dalam waktu tiga bulan setelah kontrak tiga setengah tahunnya di Birmingham — periode di mana klub kalah sembilan kali dalam lima belas pertandingan

Namun demikian dia menguraikan ambisinya untuk melatih Manchester United atau Everton dalam 10 tahun ke depan.

Terlepas dari pengalaman buruk itu, Rooney tetap tidak terpengaruh oleh manajemen. “Mengelola Manchester United atau Everton adalah tujuan saya, pekerjaan besar adalah hal yang ingin dicapai,” kata Rooney dinukil dari ESPN pada Jumat ini.

“Tetapi ini adalah proses yang harus saya lalui dan kembali ke jalur yang benar. Saya ingin kembali ke dunia manajemen untuk memastikan dalam 10 tahun ke depan semoga saya berada dalam posisi untuk masuk ke salah satu klub besar,” tambahnya.

Pekerjaan manajemen pertama Rooney datang di Derby County. Dia menjadi pelatih kepala antara Januari 2021 hingga Juni 2022.

Dan ia berhasil mempertahankan klub pada musim 2021-22 dan hampir berhasil mengulangi prestasi yang sama pada tahun berikutnya. Meski klub tersebut sedang dalam masa sulit.

Karena dikenai sanksi pengurangan 21 poin dari 55 poin yang dimenangkan Derby tahun itu sudah cukup untuk mengamankan keselamatan di musim lainnya.

Pelatih berusia 38 tahun itu lantas mengambil alih DC United, klub tempat dia bermain sebelumnya, pada Juli 2022. Yang mana di MLS menempati posisi terbawah Wilayah Timur pada tahun pertamanya sebagai pelatih. Lalu naik ke peringkat ke-9 klasemen pada tahun berikutnya.

Penunjukannya di Birmingham mengejutkan, mengingat klub tersebut berada di posisi playoff Championship pada saat pendahulu Rooney, John Eustace, dipecat.

Meski masa jabatannya di Birmingham merupakan pukulan telak bagi reputasi Rooney sebagai seorang manajer, legenda United itu mengatakan bahwa dia akan mengambil risiko.

“Saya tentu saja ingin kembali ke dunia manajemen. Apa yang terjadi di Birmingham merupakan sebuah kemunduran, namun saya seorang pejuang dan saya ingin kembali ke dunia manajemen,” terangnya.

“Sebagai seorang manajer yang dipecat adalah bagian dari pekerjaan. Dan saya punya waktu yang baik untuk merenung dan saya akan memastikan dengan benar lain kali,” pungkasnya.(maq)

BACA JUGA:  Prediksi City vs West Ham: Tuan Rumah Peluang Menang