Liverkusen Buyarkan Kemenangan Munich

Kane langsung bermain bersama Bayern Munich dalam perebutan Piala Super Jerman. Foto: BBC

edisiana.com – Bayer Leverkusen membuyarkan kemenangan rival sekotanya Bayern Munich. Gol Exequiel Palacios melalui titik penalti di menit akhir memaksa laga untuk seri 2-2.

Pertandingan berjalan sesuai harapan dan hasilnya membuat Bayern dan Leverkusen sama-sama mengoleksi 10 poin di puncak klasemen.

Tim tamu bangkit kembali dan mulai menekan tinggi, dengan Bayern kesulitan mempertahankan penguasaan bola di babak pertama.

Tekanan itu membuahkan hasil. Saat tim tamu mendapatkan tendangan bebas di tepi kotak penalti. Alejandro Grumaldo melepaskan tendangan melengkung sempurna melewati dinding dan masuk ke pojok atas pada menit ke-24.

Kemudian Victor Bonifaco melewati pertahanan Bayern selama sekitar 15 menit, demi membuka peluang untuk unggul. Dan Leverkusen juga harus berterima kasih kepada kiper Lukas Hradecky karena membawa mereka menyamakan kedudukan 1-1 menjelang turun minum.

Sebab dia empat kali menggagalkan upaya Bayern menjelang akhir babak pertama melalui serangkaian penyelamatan gemilang.

Hradecky juga menghentikan usaha Harry Kane dalam situasi satu lawan satu setelah pemain Bayern Sven Ulreich memblok tembakan Frimpong dari jarak dekat.

Namun setelah itu Leverkusen kembali mengendalikan permainan. Upaya Florion Wirtz masih membentur tiang dalam bekerja sama dengan baik dengan Boniface pada menit ke-79.

Pemain Nigeria itu telah mencetak empat gol di liga, kemudian menyia-nyiakan peluang beberapa detik kemudian. Namun Bayernlah yang mencetak gol melalui Tel yang melewati pertahanan Leverkusen untuk memberi umpan kepada Goretzka.

Namun keunggulan Bayern itu sirna. Bek Davies melakukan pelanggaran dan wasit menghadiahkan penalti kepada Liverkusen di menit-menit akhir. Palacios lalu melangkah untuk mengamankan satu poin bagi timnya.

“Saya senang dengan awalnya tetapi setelah itu Leverkusen menjadi lebih baik. Kemudian di akhir babak pertama kami memiliki sejumlah peluang besar untuk mencetak gol,” kata pelatih Bayern Thomas Tuchel seperti dilansir ESPN.

“Hasilnya adil. Tapi jika Anda memimpin pada menit ke-86, seharusnya Anda mendapatkan tiga poin meskipun hasil yang adil adalah hasil imbang,” tambahnya.(maq)

BACA JUGA:  Jude Bellingham Dianugerahi Laureus World