edisiana.com – Persatuan Pesepakbola Profesional Nasional Prancis (UNFP) mengutuk Paris Saint Germai yang tidak membawa Kylian Mbappe tur pramusim.
Memang hubungan Kapten Prancis itu dan klubnya sedang memburuk sejak bulan lalu. PSG pun akan menjualnya pada musim transefer panas ini.
“Para pemain ini — semuanya — harus menikmati kondisi kerja yang sama dengan tenaga kerja profesional lainnya,” kata UNFP dalam pernyataan seperti dilansir ESPN pada Ahad ini.
“UNFP merasa akan perlu mengingatkan para manajer bahwa memberi tekanan pada seorang karyawan – melalui penurunan kondisi kerja mereka, misalnya – untuk memaksa mereka keluar atau menerima apa yang diinginkan majikan merupakan pelecehan moral, yang dikutuk dengan tegas oleh hukum Prancis,” tegasnya. 
“Jadi, ya, UNFP berhak mengambil tindakan perdata dan pidana terhadap klub mana pun yang berperilaku seperti ini,” kata pernyataan itu.
PSG telah memenangkan sembilan dari 11 gelar Ligue 1 terakhir. Namun kesuksesan domestik mereka belum dapat disamai di Liga Champions meskipun investasi besar dalam skuadnya.
PSG menghadapi dilema membiarkan Mbappe menghabiskan tahun terakhir kontraknya. Dan tidak mampu mengembalikan €180 juta ($200,2 juta) yang mereka keluarkan pada 2017 untuk mengontraknya dari AS Monaco .
Saat ini Mbappe telah dikaitkan dengan kepindahan ke rekor juara Eropa 14 kali Real Madrid.(maq)
Singkirkan Mbappe dari Skuad, UNFP Kutuk PSG










