Masih Adakah Drama Membuat Emosi Penggemar, City?

Pemain City merayakan gelar keempat. Foto: Getty

edisiana.com – Manchester City selalu bisa menciptakan pertandingan final di Liga Inggris. Dengan penuh drama dan mengocok emosi para penggemarnya di seluruh dunia.

Pertama pada saat City ditukangi Roberto Mancini pada tahun 2012 silam. City telah tertinggal dua gol atas lawan Queen Park Rangers. Namun di menit-menit akhir City mengubah segalanya.

Gol penentu Kun Aguero menjadi sejarah bagi City. Hingga dibuatkan patungnya dì depan Etihad. Hari itu pertama kalinya City menciptakan sejarah juara Liga Premier.

Sementara rival sekotanya, United sudah mengklaim juara hanya beberapa menit usai menang dari lawan Sunderland. MU waktu itu sama -sama menentukan gelar juara.

Kedua pada musim lalu. Perebutan gelar juara antara City dan Liverpool. Keduanya hanya beda satu poin di ujung musim.

Kejadian nyaris sama. Pasukan Pep Guardiola sudah kebobolan lebih dulu oleh Aston Villa. Waktu itu Steven Gerrard diperkirakan sukses menjegal City dan membantu mantan klubnya Liverpool juara.

Namun pada menit-menit akhir. Saat Guardiola memasukkan Ilkay Gundogan menutup harapan The Reds. Dua gol Gundogan di masa injury time membuat klimak drama perebutan gelar.

Musim ini hampir sama. City dan Arsenal kini hanya beda tiga poin saja saat ini. Tapi The Gunners memiliki kesempatan menambah poin lagi pada pertandingan malam ini melawan West Ham.

Namun final itu akan berlangsung pada 26 April nanti. Saat pasukan Mikel Arteta bertandang ke Stadion Etihad.

“Ini adalah final untuk memainkan lebih banyak final. Jika kita kalah dalam permainan ini, itu akan hampir berakhir, kata Guardiola dikutip dari BBC pada hari ini.

Solusinya, tambah Guardiola, adalah, menang, menang, dan menang.

Guardiola mengakui kalau Arsenal memiliki performa yang luar biasa sejauh musim ini. Bahkan dia tidak yakin Mariam London akan benyak kehilangan poin.

“Penting bagi kami untuk tiba di pertandingan dengan kemenangan dan ini final melawan mereka di pertandingan Liga Premier berikutnya,” ucapnya.(maq)

BACA JUGA:  Arsenal Tundukkan Fulham dan Kokoh di Puncak Klasemen Liga Premier