Rodgers dan Potter Dipecat

Graham Potter kecewa dengan tim besutanya. Foto: ESPN

edisiana.com – Brendan Rodgers telah dipecat sebagai manajer Leicester City pada Ahad kemarin waktu di Inggris. Tak selang terlalu lama pada hari itu juga Chelsea mem-PHK Graham Potter.

Mantan bos Liverpool yang pertama kali tiba di Leicester pada Februari 2019, Rodgers memimpin klub itu finis dua kali di Liga Premier dan memenangkan Piala FA pada 2021. Tetapi Leicester kalah lima kali dari enam pertandingan Liga Premier terakhir dan menghadapi pertempuran untuk tetap di divisi.

Kekalahan di menit akhir dari Crystal Palace pada hari Sabtu yang menjatuhkan Leicester ke zona degradasi membuat segalanya memuncak.

Pemilik Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, mengatakan keputusan itu didasarkan pada hasil klub.

“Pencapaian tim di bawah manajemen Brendan berbicara sendiri – kami telah mengalami beberapa momen sepakbola terbaik kami di bawah bimbingannya dan akan selalu berterima kasih kepadanya dan stafnya atas ketinggian yang mereka bantu kami capai di lapangan,” kata Srivaddhanaprabha seperti dilansir ESPN pada hari ini.

“Namun, penampilan dan hasil selama musim ini berada di bawah harapan kami bersama.Sayangnya, peningkatan yang diinginkan belum datang dan, dengan 10 pertandingan tersisa musim ini, dewan terpaksa mengambil tindakan alternatif untuk melindungi status Liga Premier kami,” tambahnya menjelaskan.

Dia juga menjelaskan, klub harus berjuang dengan 10 pertandingan yang tersisa agar bisa bertahan di Premier League.

Dengan 25 poin, Leicester saat ini tertinggal satu poin dari Everton dan Leeds di klasemen Liga Inggris.

Asisten manajer Chris Davies juga telah meninggalkan klub, sementara pelatih Adam Sadler serta Mike Stowell akan memimpin pelatihan.

Pada hari yang sama Chelsea memecat pelatih kepala Graham Potter. Mantan manajer Brighton ini kurang dari tujuh bulan bertugas dì Stamford Bridge.

Pemilik Chelsea Todd Boehly dan Behdad Eghbali mengucapkan berterima kasih kepada Graham dengan tulus atas kontribusinya kepada Chelsea.

“Kami sangat menghormati Graham sebagai pelatih dan sebagai pribadi. Dia selalu bersikap profesional dan berintegritas dan kami semua kecewa dengan hasil ini,” ucapnya.

“Kami memiliki 10 pertandingan Liga Premier tersisa dan perempat final Liga Champions di depan. Kami akan mengerahkan segala upaya dan komitmen ke dalam setiap pertandingan itu sehingga kami dapat mengakhiri musim dengan sangat baik,” jelasnya.

Sumber ESPN mengatakan keputusan untuk menghapus Potter diambil oleh direktur olahraga klub Paul Winstanley dan Laurence Stewart, tetapi dengan dukungan penuh dari dewan.(maq)

BACA JUGA:  City Rekrut Rayan Cherki, Florian Wirtz Segera Jalani Tes Medis di Liverpool