Leicester Kalah Memalukan, Rodgers Dalam Tekanan Pemecatan

Kendati Brendan Rodgers sudah diganti dengan manajer baru tatap juga Leicester tidak keluar dari degradasi. foto: AFP

Bola, edisiana.comLeicester City kalah memalukan melawan tuan rumah Tottenham Hotpurs 2-6. Kini pun tersungkur di dasar klasemen. Brendan Rodgers, manajernya dalam tekanan pemecatan. 

Brendan Rodgers mengatakan dia akan menghormati setiap keputusan yang dibuat tentang masa depannya oleh pemilik klub. Karena musim ini timnya mencapai titik terendah baru. Pada dinihari tadi mereka mengalami kekalahan 6-2 di Tottenham Hotspur di Liga Premier.  

“Ini sangat meningkatkan tekanan pada saya. Saya datang setiap hari dan melakukan tugas saya. bekerja. Saya benar-benar memahami rasa frustrasi para pendukung. Saya tidak bisa menyembunyikannya. Ini adalah tanggung jawab saya,” kata Brendon Rodgers dikutip Sky Sports via ESPN pada Ahad ini. 

BACA JUGA:  Prediksi Rooney: Inggris Menang 2-1

“Apa pun yang terjadi, saya akan sangat menghormati mereka [pemilik] karena mereka telah memberi saya dukungan besar. Saya memahami permainannya. 

Rodgers mengakui skor menjulang ini tidak mencerminkan permainan tetapi intinya adalah kekalahan berat. “Apa pun yang terjadi pada saya di Leicester, apakah saya bertahan dan berjuang, saya akan selalu menghormati mereka,” ucapnya. 

Rodgers telah mengangkat alis ketika ia muncul untuk mengkritik pemilik atas kurangnya penguatan Leicester di jendela transfer musim panas.

BACA JUGA:  Menang Besar, PSG Mulai Menatap Gelar Juara

Terlepas dari posisinya yang berbahaya, Rodgers membunyikan nada menantang, mengatakan dia masih yakin dia bisa membalikkannya.

“Ini adalah tantangan yang akan saya nikmati. Sekarang kita hanya bisa melihat ke depan,” ujarnya. 

Pada pertandingan ini Leicester telah membuka skor melalui penalti Youri Tielemans dan masih unggul dalam permainan saat mereka tertinggal 3-2 dengan waktu tersisa kurang dari 20 menit.

Tapi hat-trick cepat yang menakjubkan dari Son Heung-Min dari bangku cadangan membuat Leicester terguncang setelah kekalahan liga keenam berturut-turut.

Mereka saat ini berada di dasar klasemen dengan satu poin dari tujuh pertandingan pembukaan mereka, dan mereka telah kebobolan 22 gol.

BACA JUGA:  PSG Menang, Bocah-Bocah Enrique Unjuk Gigi di Metz

Saat Liga Premier mengambil istirahat dua minggu untuk jeda  internasional, Rodgers adalah favorit untuk menjadi manajer berikutnya yang terancam dipecat.(maq)