edisiana.com – Newcastle United akhirnya keluar dari lorong gelap. Di Turf Moor, The Magpies tampil tajam dan efektif untuk menundukkan Burnley yang kian terpuruk, menutup tahun 2025 dengan kemenangan penting yang memulihkan kepercayaan diri.
Belum genap semenit pertandingan berjalan, Newcastle sudah menggigit. Joelinton hanya butuh 65 detik untuk membungkam publik tuan rumah.
Gelandang Brasil itu melewati Hjalmar Ekdal, menyambar umpan silang Anthony Gordon yang sempat terdefleksi, lalu menceploskan bola ke gawang tanpa ampun. Awal yang brutal.
Newcastle tak mengendur. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah gol kedua. Yoane Wissa berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, menyelesaikan kemelut di depan gawang dari jarak dekat setelah Kyle Walker sempat menyapu peluang awal dari garis gawang. Burnley goyah.
Namun Turf Moor belum sepenuhnya menyerah. Burnley menunjukkan perlawanan penuh semangat.
Josh Laurent memperkecil ketertinggalan lewat tendangan voli di tiang jauh, memanfaatkan umpan Armando Broja yang lolos dari pengawalan. Harapan sempat menyala. Sayangnya, kebangkitan itu tak cukup.
Newcastle bermain lebih tenang dan matang di sisa laga, mengunci kemenangan tandang liga kedua mereka sejak pertengahan April. Tiga poin ini mengangkat The Magpies ke peringkat 10, sebuah penutup manis untuk tahun yang penuh pasang surut.
Bagi Burnley, menurut BBC, malam itu kembali menyakitkan. Mereka tetap terjerembap di posisi ke-19, tertinggal enam poin dari zona aman. Waktu terus berjalan, dan tekanan kian mencekik.
Kini Newcastle bernapas lega. Burnley makin tenggelam.(maq)









